Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemdes Pohsangit Ngisor Beri Bantuan Pakan Ternak-Buatkan Kandang Komunal

Ronald Fernando • Jumat, 9 Juni 2023 | 13:02 WIB
SUDAH DIPROGRAM: Kades Pohsangit Ngisor memberi pakan ternak domba di kadang di Dusun Kolor. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
SUDAH DIPROGRAM: Kades Pohsangit Ngisor memberi pakan ternak domba di kadang di Dusun Kolor. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
Jumlah peternak kambing di Desa Pohsangit Ngisor, Kecamatan Wonomerto cukup melimpah. Kondisi ini disadari pemerintahan desa (pemdes) dengan memperhatikan kesejahteraan mereka. Tahun ini, pemdes memberi bantuan pakan ternak.

------------------------------------------------------------------------------------------------------

BANTUAN ini diberikan pada satu kelompok ternak. Jumlah bantuannya sebanyak 20 sak karung. Penyalurannya sudah dilakukan pada kelompok di tahap dua lalu. Sementara untuk kelompok lainnya dilakukan bertahap.

Photo
Photo
Kades Pohsangit Ngisor Nijar bersama istrinya. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Kepala Desa Pohsangit Ngisor Nijar mengungkapkan, ada tiga kelompok ternak kambing di desanya. Namun tahun ini baru satu kelompok yang dapat. Kelompok ini diberi bantuan sentrat untuk pakan.

“Bantuan ini baru karena sebelumnya tidak pernah. Kami sengaja alokasikan karena kambing ini merupakan potensi. Di desa kami ada sekitar 20 KK yang bertenak kambing,” katanya.

Bantuan ini diharapkan bisa membuat peternak semakin rajin dalam mengembang biakkan ternak mereka. Sehingga menghasilkan ternak yang besar dan unggul.

“Untuk dua kelompok lainnya pasti kami akan bantu secara bertahap. karena tahun ini belum bisa, maka tahun depan. Untuk yang sudah dapat tahun ini, maka tahun depan tidak dapat,” jelas Nijar.

Selama ini peternak domba di Desa Pohsangit Ngisor membiakkan ternak mereka di rumah masing masing. Karena jumlahnya rata-rata berkisar tiga sampai lima ekor, mereka memanfaatkan pekarangan di rumahnya. Kondisi ini dinilai kurang maksimal dari segi keamanan dan pengawasan.

Karena itu sejak tahun lalu, Pemdes Pohsangit Ngisor berinisiatif membuatkan kandang komunal. Kandang berbentuk persegi panjang tersebut dibuat di Dusun Kolor.

Sebelumnya, kelompok peternak kambing diberi sosialisasi soal hal ini. Rupanya mereka mendukung dan bersedia memindahkan ternak miliknya. Meski baru permulaan, kini total ada 67 ternak yang menempati kandang ini.

Manfaat dipusatkan di satu lokasi, kata Nijar, pengawasan menjadi lebih mudah. Pemberian makanan, minuman hingga jika ada ternak yang sakit bisa lebih terpantau. Selain itu keamanan ternak menjadi terjamin.

“Setelah dipusatkan di satu kandang ini, pemantauan nya menjadi baik. sebelumnya kan satu orang itu paling hanya punya tiga ekor,” jelasnya.

Menurutnya, ada orang yang bertugas jaga selama 24 jam di lokasi berukuran sekitar 8 x12 meter ini. sehingga, bisa mencegah dari hal yang tidak diinginkan. Seperti pencurian hewan (curhewan).

“Saat ini tersisa 17 ternak saja karena sisanya sudah dijual. Harganya pun bergantung pada berat badan. Ada ternak dari kelompok yang laku Rp 8 juta,” sebut Nijar. (riz/fun/*)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bangun Tiga Titik Irigasi

PEMDES Pohsangit Ngisor juga memiliki program pembangunan infrastruktur. Untuk pengerjaan fisik tahun ini, pemdes hanya fokus pada irigasi di tiga titik.

Photo
Photo
UNTUK PERTANIAN: Kades Pohsangit Ngisor mengecek pengerjaan irigasi di Dusun Kolor. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Adapun lokasi drainase itu dippusatkan di Dusun Kolor RT 3 sampai RT 5 RW 2. Panjang drainasenya bervariasi. Mulai 104 meter, 75 meter hingga 178 meter.

Pembangunan saluran irigasi ini sangat penting karena air yang mengalir cukup besar. Sehingga menyebabkan tanah sawah terkikis, dan membuat terjadinya longsor. Padahal jumlah sawah di lokasi ini cukup banyak. Sekitar 80 hektar.

“Petani sudah mengeluhkan hal ini sebelum saya menjabat sebagai kades. Alhamdulillah tahun ini kami bisa merealisasikannya. Kini mereka tidak perlu risau tanah sawah menjadi longsor,” sebut Nijar. (riz/fun)

Pendapatan

Pendapatan Asli Desa                       Rp 5.200.000,00

Pendapatan Transfer                        Rp 1.142.078.057,00

Jumlah Pendapatan                           Rp 1.147.278.057,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Belanja

Belanja Pegawai                                Rp 303.983.088,00

Belanja Barang dan Jasa                   Rp 408.967.866,50

Belanja Modal                                    Rp 303.676.969,00

Belanja Tidak Terduga                     Rp 131.400.000,00

Jumlah Belanja                                   Rp 1.148.027.923,50

Surplus (Defisit)                                Rp 749.866,50

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pembiayaan

Penerimaan Pembiayaan                  Rp 749.866,50

Silpa tahun sebelumnya                    Rp 749.866,50

Pembiayaan Netto                             Rp 749.866,50

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sisa lebih pembiayaan anggaran     0,00 Editor : Ronald Fernando
#transparansi desa #desa pohsangit ngisor #kecamatan wonomerto