Untungnya Siamar bisa menghindar. Namun sapi yang jatuh ke jurang, mengalami luka-luka. Sebab kedalaman jurang sampai seratus meter. Alhasil, ada tulang sapi yang patah.
Insiden itu terjadi Kamis (1/6) sore. Suyud, 32, warga Desa Palangbesi, Kecamatan Lumbang, yang merupakan kerabat Siamar mengatakan, sekitar pukul 14.30, sapi hendak dimandikan di sungai Desa Wonogoro. Sayangnya, sapi hitam itu mengamuk. Bahkan sapi sempat kabur beberapa meter dari sungai sebelum terjun ke jurang.
“Sapinya tiba-tiba ngamuk pada saat dimandikan oleh pemiliknya. Kemudian sapi yang mengamuk itu melarikan diri dan masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 100 meter,” kata Suyud, Kamis (1/6) sore.
Akibat sapi yang terjun ke jurang itu, sejumlah tulang pada sapi patah. “Untung sapinya masih hidup. Namun kondisinya tulang belakang patah, kaki-kaki bagian belakang juga patah. Untuk kaki di depan, tidak apa apa,” katanya.
Hingga menjelang petang, lanjut Suyud, pemilik beserta warga tengah berupaya untuk mengevakuasi sapi tersebut. “Ini masih proses evakuasi. Diangkat ramai-ramai karena sapi tidak bisa berdiri. Apakan nantinya akan disembelih atau bagaimana, kata pemiliknya masih belum memikirkan hal itu,” tandas Suyud. (rpd/fun) Editor : Ronald Fernando