------------------------------------------------------------------------------------------------------
PEMERINTAH Desa Alastengah terus berusaha memaksimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Terutama untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Tahun ini prioritas pembangunannya masih tentang infrastruktur.
Sejumlah jalan di Desa Alastengah sudah terlihat baik. Tahun ini ada sejumlah pembangunan infrastruktur direncanakan. Sebagian sudah terlaksana. Seperti pengaspalan jalan di Dusun Dawuh. Setidaknya ada beberapa titik pengaspalan jalan. Mulai di RT 3 dan RT 5/ RW II. Begitu juga di RT 8.
“Pengaspalan jalan di Dusun Dawuh dilakukan karena kondisi jalan sudah rusak. Mengingat, jalan desa itu menjadi akses utama warga dalam setiap hari. Tahun ini masuk prioritas pembangunan infrastruktur,” ujar Kepala Desa Alastengah Nahrawi.
Tidak hanya itu, tahun ini jalan desa yang dulunya becek dan sering tergenang air juga dibangun. Mulai dari dilakukan pengurukan, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), hingga pengaspalan.
“Jalan ini menjadi penghubung antardesa. Dari Desa Alastengah, Kecamatan Besuk ke Desa Kalikajar Kulon, Kecamatan Paiton. Jadi, jalan ini sudah lama dinanti oleh masyarakat untuk dibangun. Kami realisasikan tahun ini,” terangnya.
Selain membenahi infrastruktur jalan, kata Nahrawi, pihaknya juga ingin menciptakan lingkungan desa yang aman dan nyaman. Karena itu, sejumlah jalan desa yang kondisinya gelap dipasang lampu penerangan jalan umum (PJU). Tahun ini di sepanjang jalan Dusun Dawuh dan Dusun Bediah dipasang PJU. Ada sekitar 27 titik.
“Untuk tahap berikutnya, masih di tahun ini, kami ada rencana pembangunan TPT dan jalan di Dusun Rabasan. Temasuk pembangunan drainase tertutup,” jelasnya. (mas/rud/*)
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bertahap Entaskan Rumah Tak Layak Huni
PENGENTASAN kemiskinan ekstrem telah menjadi program pemerintah. Baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Karena itu, Pemerintah Desa Alastengah turut memperhatikannya. Salah satunya dengan memaksimalkan penyaluran bantuan langsung tunai dari dana desa (BLT-DD).
Kepala Desa Alastengah Nahrawi mengatakan, pascapandemi Covid-19, pemerintah desa tidak hanya berupaya memulihkan perekonomian desa. Tetapi, juga berupaya memaksimalkan pengentasan kemiskinan ekstrem yang menjadi program pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Karena itu, tahun ini melalui APBDes, pemerintah desa tetap memaksimalkan penyaluran BLT-DD. “Tahun ini, BLT DD disalurkan pada 30 KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Dengan harapan, BLT DD itu dapat membantu memulihkan ekonomi pascapandemi Covid-19, sekaligus mengentaskan kemiskinan ekstrem yang menjadi program pusat dan daerah,” ujarnya.
Selain itu, kata Nahrawi, setiap tahun warga kurang mampu yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH) mendapatkan program rehab RTLH. Tahun ini, pihaknya mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki tiga unit RTLH di Dusun Rabasan, Gentengan, dan Dusun Dawuh.
“Kami berupaya nanti di Desa Alastengah tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni. Dengan program rehab RTLH, rumah warga kurang mampu yang tidak layak dibantu untuk direhab dan menjadikan rumah layak huni,” jelasnya. (mas/rud/*)
------------------------------------------------------------------------------------------------------
APBDES PEMERINTAH DESA ALASTENGAH TAHUN 2023
------------------------------------------------------------------------------------------------------
PENDAPATAN
Pendapatan asli desa Rp 26.580.000,00
Pendapatan transfer Rp 1.648.294.341,00
Jumlah pendapatan Rp 1.674.874.341,00
------------------------------------------------------------------------------------------------------
BELANJA
Belanja pegawai Rp 353.853.206,00
Belanja barang dan jasa Rp 463.987.963,00
Belanja modal Rp 596.575.404,00
Belanja tidak terduga Rp 264.354.254,00
Jumlah belanja Rp 1.678.770.827,00
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Surplus/ (Defisit) Rp (3.896.486,00)
------------------------------------------------------------------------------------------------------
PEMBIAYAAN
Penerimaan pembiayaan Rp 3.896.486,00
Silpa tahun sebelumnya Rp 3.896.486,00
Pembiayaan netto Rp 3.896.486,00
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sisa lebih pembiayaan anggaran Rp 0,00 Editor : Ronald Fernando