Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Desa Boto di Lumbang Sediakan Rest Area Wisatawan Bromo

Ronald Fernando • Rabu, 17 Mei 2023 | 17:11 WIB
REST AREA: Kepala Desa Boto Budi Santoso menunjukkan lahan seluas 4.602 meter persegi di tepi jalan nasional Desa Boto. Lahan ini mulai dibangun menjadi rest area yang diberi nama Rest Area TKD Boto. (Foto: Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)
REST AREA: Kepala Desa Boto Budi Santoso menunjukkan lahan seluas 4.602 meter persegi di tepi jalan nasional Desa Boto. Lahan ini mulai dibangun menjadi rest area yang diberi nama Rest Area TKD Boto. (Foto: Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)
Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, berada di jalur strategis menuju kawasan Gunung Bromo. Karena itu, Pemerintah Desa Boto terus berusaha memaksimalkan potensi ini untuk meningkatkan perekonomian warga. Salah satunya dengan menyediakan rest area.

------------------------------------------------------------------------------------------------------

PEMERINTAH Desa Boto memiliki tanah bengkok cukup luas. Salah satunya berada di pinggir jalan nasional. Cukup strategis. Luasnya sekitar 4.602 meter persegi.

Hampir semua wisawatan Gunung Bromo, khususnya yang menggunakan bus melalui akses jalan nasional ini. Kondisi ini ditangkap pemerintah desa sebagai peluang ekonomi. Pemerintah desa mengembangkannya dengan menjadikannya sebagai rest area.

Kepala Desa Boto Budi Santoso mengatakan, dalam rencana pembangunan tahun ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan perangkat dan tokoh masyarakat untuk membangun rest area. Mengingat, desanya merupakan jalur wisata Bromo, yang ramai wisatawan.

Setiap hari banyak kendaraan wisatawan kawasan Gunung Bromo melintasi Desa Boto. Melihat kondisi ini, perangkat desa dan tokoh masyarakat sepakat tanah bengkok ini dijadikan rest area.

Rest Area ini akan diberi nama Rest Area TKD. Tahun ini mulai pembangunannya. Sekarang sudah dimulai pengerjaannya dengan membangun jembatan di atas saluran air tepi jalan itu,” katanya.

Tahun ini, pembangunan rest area difokuskan untuk menjadi tempat parkir kendaraan roda empat sampai bus. Dengan lahan luas 4.602 meter persegi dan kondisi lahan sudah datar, sangat memudahkan proses pembangunannya. “Nanti kami akan bangun sejumlah toilet, tempat istirahat, dan warung,” terangnya.

Dengan begitu, kata Budi, akan meramaikan kondisi desanya dan meningkatkan perekonomian warga. Rest Area TKD ini nantinya akan dikelola oleh BUMDes. Namun, masyarakat juga dapat berjualan dan menikmati keberadaan rest area.

Secara bertahap, tahun berikutnya akan dikembangkan agar lebih ramai. “Rombongan bus yang datang ke Bromo, juga akan diuntungkan. Karena rest area dan tempat parkirnya lebih dekat. Dibanding harus naik lewati jalur tanjakan dan rawan,” jelasnya. (mas/rud)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tingkatkan Infrastruktur secara Merata

PEMBANGUNAN infrastruktur di Desa Boto, terus dilanjutkan. Terutama pembangunan jalan dan sektor pertanian. Tahun ini, sejumlah pembangunan infrasktruktur telah direncanakan. Bahkan, ada yang sudah digarap.

Photo
Photo
JALAN DUSUN: Pemerintah Desa Boto memaksimalkan pembangunan infrastruktur jalan desa yang tersebar di semua dusun di Desa Boto. (Foto: Pemerintah Desa Boto for Jawa Pos Radar Bromo)

“Kami ingin pembangunan infrastruktur merata di semua dusun. Kebetulan, ada lima dusun. Yakni, Dusun Krajan, Sekar Putih, Lorokan, Taburan, dan Dusun Kayujaran. Alhamdulillah, tahun ini ada pembangunan infrastruktur,” ujar Kepala Desa Boto Budi Santoso.

Pembangunan infrastruktur di Desa Boto, kata Budi, hampir semuanya sudah dikerjakan. Seperti pembangunan jalan paving di Dusun Sekar Putih dan pembangunan rabat beton jalan.

Semua jalan yang dibangun tahun ini menjadi akses perekonomian warga dan aktivitas sehari-hari. Semuanya diperbaiki, karena kondisi jalan yang sudah rusak hingga memang belum dibangun. “Pembangunan jalan tahun ini hanya satu yang jalan paving. Yang lain, semua dibangun jalan rabat,” jelasnya. (mas/rud)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

APBDES PEMERINTAH DESA BOTO TAHUN ANGGARAN 2023

------------------------------------------------------------------------------------------------------

PENDAPATAN

Pendapatan asli desa                                   Rp 9.000.000,00

Pendapatan transfer                                    Rp 1.462.456.199,00

Jumlah Pendapatan                                   Rp 1.471.456.199,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------

BELANJA

Penyelenggaraan pemerintah desa            Rp 393.945.359,00

Pelaksanaan pembangunan desa               Rp 761.980.840,00

Pembinaan kemasyarakatan                       Rp 83.896.000,00

Pemberdayaan masyarakat                        Rp 113.500.000,00

Penanggulangan bencana darurat dan mendesak desa Rp 118.334.000

Jumlah belanja                                           Rp 1.471.456.199,00 Editor : Ronald Fernando
#desa boto #kecamatan lumbang #transparansi desa