-----------------------------------------------------------------------------------------------
Destinasi wisata alam Bermi Eco Park (BEP), Desa Bermi, Kecamatan Krucil, semakin memesona. Sejumlah fasilitas dan sarana penunjang terus dikembangkan. Pada tahun ini, destinasi wisata alam yang memanfaatkan tanah kas desa ini dilengkapi dengan fasilitas glamping yang disewakan untuk bermalam.
Tenda-tenda tersebut didirikan di atas lahan yang terbuat dari paving. Tujuannya, ketika hujan air tidak masuk ke dalam tenda. Sementara di atasnya disiapkan atap pelindung dari kanopi. Sejauh ini, sudah ada 7 tenda yang disiapkan bagi pengunjung yang ingin camping atau menginap di lokasi wisata yang dikembangkan sejak 2018 itu.
“Sebagai persiapan, saat ini sudah ada 20 landasan tenda yang kami siapkan. Sementara landasan yang sudah dilengkapi dengan tenda masih ada 7 unit. Di dalam tenda kami lengkapi dengan kasur, bantal, dan selimut,” ujar Direktur Bermi Eco Park Rizki Mi’roji didamping Direktur BUMDes Bermi Indah Rizal Kopi.
Menurutnya, fasilitas terbaru itu bisa dinikmati dengan tarif sebesar Rp 100 ribu per orang. Sementara untuk weekend, tarif yang dikenakan Rp 150 ribu per orang. Dengan tarif tersebut, pengunjung juga akan mendapat welcome drink, breakfast, dan peralatan mandi.
“Weekend kami hitung mulai hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Satu tenda maksimal bisa diisi oleh empat orang. Tarif yang kami kenakan dihitung per orang. Biayanya Rp 100 ribu pada hari biasa dan Rp 150 ribu untuk weekend,” jelasnya.
Selain Glamping, sebelumnya pada 2022 Wisata BEP juga membangun kafe. Namanya, Teras Cafe. Kafe ini berada satu lokal dengan kantor BUMDes setempat. Kafe ini dibangun dengan konsep outdoor. Pengunjung bisa menikmati makanan dan minuman dengan view pegunungan yang menyejukkan mata.
“Di sebelah kafe ini juga kami siapkan meeting room. Sewanya Rp 500 ribu, sudah termasuk sound. Kemudian, Rp 700 ribu, fasilitasnya proyektor, sound, dan kursi atau karpet. Daya tampungnya bisa hingga 70 orang,” ungkapnya.
Kepala Desa Bermi Yusuf menambahkan, ke depan sejumlah fasilitas akan dibangun. Di antaranya, balai multipurpose, musala, dan tempat parkir. Fasilitas ini dibangun untuk menambah daya tarik dan sarana penunjang. “Karena seperti tempat parkir, ketika hari libur sering tidak muat,” katanya. (uno/hn/*)
Perbaiki Jalan Usaha Tani, Tingkatkan Perekonomian
Pemdes Bermi terus berupaya meningkatkan kualitas jalan. Salah satunya, untuk mendukung program ketahanan pangan. Tahun ini pada tahap pertama pembangunan desa, Pemdes Bermi telah merampungkan pengerasan jalan dengan lapen pada jalan usaha tani yang berada di Dusun Tengah. Panjangnya 363 meter dengan lebar 4 meter.
Selama ini, jalan tersebut sering digunakan warga untuk mengangkut hasil pertanian. Termasuk sebagai akses para pemilik sapi perah menyetorkan hasil susunya ke KUD Argopuro. Selain itu, jalan ini juga menjadi akses warga menuju desa tetangga. Di antaranya, Desa Kalianan, Desa Watupanjang, dan Desa/Kecamatan Krucil.
“Sebelumnya rusak parah. Jadi sangat mengganggu aktivitas perekonomian di desa ini. Karena jalan itu menjadi akses warga menuju lahan pertanian hingga akses peternak sapi perah menuju KUD Argopuro,” ujar Poniman, sekretaris Desa Bermi.
Ia mengatakan, pengerasan jalan dengan cara lapen itu akan dilanjutkan pada tahap kedua pembangunan desa tahun ini. Jalan yang rencananya akan diperbaiki sekitar 650 meter di Dusun Utara.
“Jadi untuk tahun ini, perbaikan jalan dilakukan di Dusun Tengah dan Dusun Utara. Untuk Dusun Selatan masih belum. Menyesuaikan dengan anggaran,” katanya. (uno/hn/*)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
APBDES PEMERINTAH DESA BERMI TAHUN ANGGARAN 2023
PENDAPATAN
Pendapatan Asli Desa Rp. 45.000.000,00
Pendapatan Transfer Rp. 1.491.649.650.00
JUMLAH Rp. 1.536.649.650,00
BELANJA
Belanja Pegawai Rp. 287.299.920,00
Belanja Barang dan Jasa Rp. 405.086.469.97
Bidang Modal Rp. 699.137.000,00
Belanja Tidak Terduga Rp. 128.800.990,00
JUMLAH Rp. 1.520.324.379,97
SURPLUS/(DEFISIT) Rp. 16.325.270,03
PEMBIAYAAN
Penerimaan pembiayaan Rp. 38.674.729,97
Silpa tahun sebelumnya Rp. 38.674.729,97
Pengeluaran pembiayaan Rp. 55.000.000,00
Penyertaan modal desa Rp. 55.000.000,00
PEMBIAYAAN NETTO (Rp. 16.325.270,03 )
SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN Rp 0,00 Editor : Ronald Fernando