Meninggalnya Kades Betek Sudi dibenarkan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat Muda pada Dinas Pemberdayan Masyarakat Desa (DPMD) Muhammad Idris. “Namun dari BPD maupun Camat Krucil masih belum melaporkan secara resmi kepada kami,” ujarnya, Senin (8/5).
Guna roda pemerintahan di Desa Betek tetap berjalan, desa tersebut akan dipimpin oleh seorang Pj Kades. Penggantinya kades definitif ini nantinya akan memimpin desa sampai ada gelaran Pilkades Pemilihan Antar Waktu (PAW).
“Setelah laporannya selesai, bisa segera ditunjuk Pj Kades,” kata Idris.
Setelah laporan dari desa dibuat, akan ada tahapan selanjutnya, yakni terkait penentuan Pj. Dalam hal ini Camat Krucil bisa memberikan opsi setidaknya tiga orang kepada wakil bupati untuk dipilih. “Camat bisa mengusulkan, tapi nanti siapa yang ditunjuk, itu haknya kepala daerah,” ujarmya.
Dengan meninggalnya Kades Betek, kini total ada sembilan desa se-Kabupaten Probolinggo yang saat ini tidak memiliki kades definitif. Di antaranya Desa Randuputih, Kecamatan Dringu; Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran; Desa Kerpangan, Kecamatan Leces; Desa Alassapi, Kecamatan Banyuanyar; Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton; Desa Penambangan, Kecamatan Pajarakan; Desa Bulupandak, Kecamatan Gading; serta Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran. (mu/fun) Editor : Jawanto Arifin