Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Desa Sumberkedawung Tambah Fasilitas Wisata Warung Apung

Ronald Fernando • Kamis, 30 Maret 2023 | 15:37 WIB
MAKIN LENGKAP: Wisata apung yang ditambah fasilitas keramba. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
MAKIN LENGKAP: Wisata apung yang ditambah fasilitas keramba. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
Destinasi wisata Warung Apung di Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, terus dikembangkan. Tahun ini, pemerintah desa menambah fasilitas berupa keramba.

Photo
Photo
KOMPAK: Kades Sumberkedawung Samsul Arifin (tengah) bersama perangkat Desa Sumberkedawung. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

FASILITAS wisata Warung Apung di Rawa Tirta Desa Sumberkedawung, semakin lengkap. Mulai dari spot selfie, tempat pemancingan ikan, dan perahu. Tahun ini ditambah keramba. Adanya keramba diharapkan dapat mendongkrak jumlah wisatawan.

Fasilitas ini juga bisa membuka lapangan kerja baru. Salah satu tugasnya, memberi makan ikan. Hasil panennya bisa menambah pemasokan untuk pendapatan asli desa (PAD).

Kepala Desa Sumberkedawung Samsul Arifin mengatakan, wisata Warung Apung selalu ramai. Dalam sehari bisa mencapai 50 pengunjung. Selain dari warga desa setempat, ada juga yang dari luar daerah. Seperti dari Kabupaten Lumajang.

Photo
Photo
WISATA APUNG: Sekdes Sumberkedawung Sawal berada di tempat wisata Warung Apung. Wisata ini terus dikembangkan. Tahun ini ditambah keramba apung. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)



Mereka rata-rata menikmati spot memancing di dekat Warung Apung. Spot ini tidak ditarik biaya. Ada juga yang suka berkeliling menggunakan perahu. Untuk bisa menaiki perahu, wisatawan cukup membayar Rp 5 ribu. “Kalau wisata mancing itu 24 jam. Tapi, Warung Apung tutup pukul 19.00,” katanya.

Wisata Warung Apung ini memang sangat diminati. Pengunjung bisa ngopi sambil menyantap menu makanan di Warung Apung dengan harga terjangkau. Sembari melihat pemandangan alam sekitar.

“Ada spot selfie. Untuk bisa selfie, pengunjung tidak dipungut biaya. Untuk menu yang tersaji itu harganya terjangkau. Ada snack, minuman dingin, hingga makanan berat,” jelas Samsul. (riz/rud)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Akses Transportasi Semakin Nyaman

INFRASTRUKTUR jalan masih menjadi program prioritas pembangunan Pemerintah Desa Sumberkedawung. Tahun ini, pemerintah desa melakukan pavingisasi dan pengaspalan jalan. Ada dua titik yang akan digarap.

Photo
Photo
SEGERA DIGARAP: Sekdes Sumberkedawung Sawal menunjukkan jalan Dusun Krajan yang akan dipaving. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Pavingisasi akan dilakukan di Dusun Sempol. Sepanjang 187 meter. Saat ini, fisiknya masih baru tahap pengurukan tanah. Pengerjaan ditarget bisa rampung selama 12 hari. Sebelumnya jalan ini masih berupa tanah. 

“Sekitar 10 persen yang baru tergarap. Baru dikerjakan sejak Selasa (28/3). Insyaallah sebelum Lebaran sudah rampung 100 persen,” ujar Kepala Desa Sumberkedawung Samsul Arifin.

Photo
Photo
AKAN DIASPAL: Sekdes Sumberkedawung Sawal melintas di Jalan Pelita, Desa Sumberkedawung, yang akan diaspal tahun ini. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Sementara, jalan yang akan diaspal berada di Dusun Krajan 1. Jalan Pelita. Sebenarnya, jalan ini sudah pernah diaspal, tetapi sudah rusak. Pengerjaannya akan digarap usai Lebaran. Masih menunggu akhir musim hujan.

“Aspal itu, musuhnya hujan. Kalau digarap sekarang, riskan. Mungkin habis Lebaran. Nunggu tidak hujan,” katanya. (riz/rud)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Puluhan Keluarga Budi Daya Ikan Keramba

USAHA Kecil dan Menengah (UKM) di Desa Sumberkedawung cukup beragam. Salah satu UKM yang banyak digeluti adalah budi daya ikan di keramba. Tercatat ada 57 orang.

Photo
Photo
BERI PAKAN: Salah seorang pembudi daya ikan di Desa Sumberkedawung, memberi pakan ikan. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)



Kepala Desa Sumberkedawung Samsul Arifin mengatakan, budi daya ikan keramba ini sudah berjalan dua tahun. Awalnya, mereka mencoba setelah melihat budi daya serupa di daerah lain. Mereka belajar antarsesama teman.

Ternyata, banyak konsumen dari daerah lain yang tertarik membeli karena rasa ikannya enak. Ada yang membudidayakan ikan nila dan dan gurami. Hasil panennya banyak dikirim keluar kota.

Pemerintah desa berencana membantu pengadaan bibit melalui Dinas Perikanan. Selama ini, warga membeli dari luar desa. Nantinya para pembudi daya akan dilatih agar bisa melakukan pembibitan sendiri.

“Budi daya ikan itu berkelompok. Bibitnya selalu beli ke luar daerah. Melalui pelatihan, pembibitan diharapkan bisa dilakukan sendiri,” jelas Samsul. 

Salah seorang pembudi daya adalah Rudi Harianto. Ia mengaku mendapatkan bibit ikan dari Desa Klenang, Kecamatan Banyuanyar. Bibit nila, harganya Rp 150 ribu per 1.000 ekor. Gurami lebih mahal. Satu ekor Rp 1.000.

“Keuntungannya lumayan. Untuk gurami itu dikembangbiakkan setahun laku Rp 40 sampai Rp 50 ribu per kilogram. Sementara, nila sekitar Rp 25 ribu,” jelasnya. (riz/rud)

APBDES PEMERINTAH DESA SUMBERKEDAWUNG TAHUN ANGGARAN 2023

------------------------------------------------------------------------------------------------------

PENDAPATAN

Pendapatan asli desa Rp 35.000.000,00

Pendapatan transfer Rp 1.719.430.185,00

Jumlah Rp 1.754.430.185,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------

BELANJA

Bidang pemerintahan Rp 564.926.825,00

Bidang pembangunan Rp 837.022.760,00

Bidang pembinaan Rp 17,419.000,00

Bidang pemberdayaan Rp 238.502.248,00

Bidang penanggulangan bencana Rp 118.800.000,00

Jumlah Rp 1.776.670.833,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Surplus (Defisit) (Rp 22.240.648,00)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

PEMBIAYAAN

Penerimaan pembiayaan Rp 27.240.648,00

Penyertaan modal desa Rp 5.000.000,00

Pembiayaan netto Rp 22.240.648,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sisa lebih pembiayaan anggaran Rp 0,00 Editor : Ronald Fernando
#kecamatan leces #transparansi desa #desa sumberkedawung