Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

BUMDes di Alassumur Kulon Mulai Rintis Ternak Kambing

Ronald Fernando • Jumat, 24 Maret 2023 | 15:22 WIB
SEHAT: Operator Desa Alassumur Kulon Andry Dermawan memberi pakan kambing yang menjadi salah satu unit usaha BUMDes. (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
SEHAT: Operator Desa Alassumur Kulon Andry Dermawan memberi pakan kambing yang menjadi salah satu unit usaha BUMDes. (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
Pemerintah Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, terus mencoba sejumlah peluang usaha. Terutama untuk mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

------------------------------------------------------------------------------------------------------

TERNAK kambing menjadi salah satu pilihan pemerintah Desa Alassumur Kulon dalam mengembangkan BUMDes. Kini masih fokus terhadap penggemukan dan pembersaran. Berikutnya akan dirancang untuk mengembangbiakkannya.

Photo
Photo
MUSYAWARAH: Kepala Desa Alassumur Kulon Suhud (tengah bertopi) saat Musyawarah APBDes Tahun 2023 di balai desa. (Foto: Pemdes Alassumur Kulon For Jawa Pos Radar Bromo)

Operator Desa Alassumur Kulon Andry Dermawan mengatakan, unit usaha ternak kambing dipilih karena dinilai cocok dengan lingkungan desa. Ketersediaan pakan kambing melimpah.

“Kami sudah memikirkan matang-matang. Usaha apa yang cocok untuk dikembangkan BUMDes. Akhirnya, sejak awal tahun lalu mulai dirintis ternak kambing," katanya.

Ternak kambing ini dipusatkan dalam sebuah kandang komunal berukuran 8 x 3 meter di RT 2/RW 7, Dusun Wakaf. Berupa bangunan semipermanen dengan rangka kayu. Kini ada enam ekor kambing Kaligesing yang dibudidaya.

Dalam pemeliharaan, kata Andry, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari pemberian pakan dan minum yang cukup. Juga masalah kebersihan kandang sampai sanitasi.

Setiap hari kandang harus dibersihkan. Kambing dimandikan saat mulai kotor. Dua hal ini akan memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembangnya.

“Kondisi tubuh dan kandang harus benar-benar diperhatikan. Sebab, sangat memengaruhi kesehatan dan kebugaran kambing. Pakan juga harus tercukupi," tuturnya.

Kambing nantinya dapat dijual setidaknya setelah 6 bulan peliharaan. Dalam kurun waktu itu sudah dapat diketahui perkembangannya. Mulai dari penambahan bobot hingga tubuh yang bertambah besar.

Andry menjelaskan, kambing yang saat ini dipelihara nantinya juga akan dikembangbiakkan. Agar populasinya bertambah. “Saat ini masih fokus pembesaran dan pengembangbiakan. Nanti jika sudah cukup, akan kami jual untuk perputaran modal,” jelasnya. (ar/rud)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jalan Permukiman Makin Mulus

SECARA berkala, Pemerintah Desa Alassumur Kulon melakukan pemetaan infrastruktur. Tujuannya, untuk mengetahui infrastruktur yang perlu dibangun atau ditingkatkan kualitasnya.

Photo
Photo
NYAMAN: Operator Desa Alassumur Kulon Andry Dermawan melintasi jalan paving di RT 1/RW 4, Dusun Krajan. Proyek ini sudah selesai akhir Februari lalu. (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)



Operator Desa Alassumur Kulon Andry Dermawan mengatakan, pihaknya telah mempertimbangkan secara matang pembangunan infrastruktur. Pemerintah desa memilih infrastruktur yang hasil pembangunannya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Upaya memaksimalkan penggunaan anggaran yang tersedia kami lakukan. Masukan dari masyarakat turut menjadi pertimbangan. Karena itulah, tahun ini pembangunan infrastruktur tetap kami lakukan," katanya.

Sasaran utama pembangunan infrastruktur adalah jalan lingkungan atau jalan permukiman. Salah satunya yang sudah dibangun jalan di RT 1/RW 4, Dusun Krajan. Jalan ini akses menuju permukiman berpenduduk 24 kepala keluarga.

“Pembangunannya sudah kami realisasikan akhir Februari lalu. Panjangnya 53 meter. Pavingisasi lebih cocok, karena dapat menyesuaikan dengan permukaan jalan," ucapnya.

Proyek lainnya yang akan dikerjakan tahun ini pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di RT 2/RW 6. Lokasinya berdekatan dengan jalan, sehingga juga berfungsi sebagai penguat bahu jalan. “Ukurannya masih kami pastikan. Sebab, ini berhubungan dengan anggaran,” katanya.

Andry mengaku masih terus memetakan jalan mana saja yang perlu dibangun. Bukan hanya jalan lingkungan, tetapi juga jalan poros desa dan jalan usaha tani. Hasilnya akan masuk rencana pembangunan tahap berikutnya.

“Jalan rusak akan menghambat aktivitas dan dikeluhkan warga. Keberadaan jalan yang baik begitu memengaruhi kenyamanan dalam melakukan aktivitas," jelasnya. (ar/rud)



APBDES PEMERINTAH DESA ALASSUMUR KULON TAHUN ANGGARAN 2023

------------------------------------------------------------------------------------------------------

PENDAPATAN

Pendapatan asli desa Rp 147.520.000,00

Pendapatan transfer Rp 1.372.204.003,00

Jumlah Rp 1.519.724.003,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------

BELANJA

Belanja pegawai Rp 479.989.280,00

Belanja barang dan jasa Rp 757.714.023,00

Belanja modal Rp 209.886.540,00

Belanja tidak terduga Rp 108.700.000,00

Jumlah Rp 1.556.289.843,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Surplus / (Defisit) (Rp 36.565.840,00)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

PEMBIAYAAN

Penerimaan pembiayaan Rp 51.565.840,00

Silpa tahun sebelumnya Rp 51.565.840,00

Pengeluaran pembiayaan Rp 15.000.000,00

Penyertaan modal desa Rp 15.000.000,00

Pembiayaan netto Rp 36.565.840,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sisa lebih pembiayaan anggaran Rp 0,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------ Editor : Ronald Fernando
#kecamatan kraksaan #desa alassumur kulon #transparansi desa