Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tingkatkan Fasilitas Pendidikan dengan Rehab Gedung TK

Ronald Fernando • Jumat, 17 Maret 2023 | 13:35 WIB
DIBANGUN: Sekretaris Desa Randuputih Satimin mengecek rehab ruang kelas dan gazebo TK di RT 5/RW 2 Dusun Krajan. (Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
DIBANGUN: Sekretaris Desa Randuputih Satimin mengecek rehab ruang kelas dan gazebo TK di RT 5/RW 2 Dusun Krajan. (Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
Pemerintah Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo terus meningkatkan fasilitas pendidikan dan penataan lingkungan. Karena pendidikan menjadi dasar perkembangan dan kemajuan sumber daya manusia (SDM).

------------------------------------------------------------------------------------------------------

MAJUNYA pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas tenaga pengajar. Melainkan juga dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana pendukung lainya. Salah satunya adalah gedung. Kondisi gedung sebagai tempat melaksanakan aktivitas belajar mengajar haruslah diperhatikan dengan baik. Sebab sangat berpengaruh pada kenyamanan dan keamanan siswa dan guru. Inilah yang menjadi alasan Pemerintahan Desa (Pemdes) Randuputih memperhatikan bidang pendidikan.

Photo
Photo
KOMPAK : Pj. Kepala Desa Randuputih Mistaful Hudan (duduk kiri) berfoto bersama perangkat desa setempat. (Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

Pj. Kepala Desa Randuputih Mistaful Hudan mengatakan, tahun ini Pmdes Randuputih melaksanakan rehab atap gedung TK Baruna. Gedung berada di RT 5/RW 2 Dusun Krajan. Fasilitas pendidikan ini sejatinya telah dibangun sekitar tahun 2017. Karena telah termakan oleh cuaca dan waktu. Maka atap gedung menjadi rapuh. Sehingga perlu dilakukan rehab agar lebih kokoh.

“Ruang difungsikan sebagai kelas TK B. Beberapa waktu lalu kami cek, atap gedung sudah rapuh, jadi perlu ada rehab. Selain itu ketinggian atapnya akan ditambah,” katanya.

Gedung yang akan direhab tersebut memiliki ukuran 5 x 6 meter. Dengan jumlah siswa TK sebanyak 25 anak. Pada setiap jam sekolah, lingkungan sekitar cukup ramai. Bukan hanya siswa yang bersekolah tetapi juga para orangtua yang turut mengantar.

“Rehab perlu disegerakan. Sebab kami khawatir jika terlalu lama dibiarkan bisa membuat struktur atap semakin rapuh dan berbahaya. Saat ini progresnya sudah 60 persen,” tuturnya.

Pemdes juga merehab gazebo yang berada satu lokasi dengan ruang kelas. Sama seperti ruang kelas, bangunan ini juga konstruksinya mulai rapuh. Sehingga perlu ada penguatan lagi. Gazebo menjadi istirahat siswa. Karenanya keamanan dan kenyamanannya harus benar-benar diperhatikan.

"Gazebo juga kami bangun. Kami perkuat konstruksinya agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang," bebernya. (ar/fun/*)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Siap Buka Jasa Angkut Sampah

PENANGANAN sampah menjadi perhatian serius Pemdes Randuputih. Pasalnya sampah yang belum tertangani dengan baik dan tepat justru akan menimbulkan masalah. Bukan hanya masalah lingkungan yang menjadi lebih kotor dan kurang sedap dipandang. Tetapi juga masalah kesehatan. Sampah yang berserakan berpotensi mendatangkan penyakit di tengah masyarakat.

Photo
Photo
PEDULI LINGKUNGAN:  Sekretaris Desa Randuputih Satimin (kiri) bersama Ketua Unit Pengelolaan Sampah BUMDes Bintang Putih Bagong Hari Susanto. Meninjau proses pembuatan bak sampah yang nantinya akan disebar merata pada seluruh dusun. (Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

Sekretaris Desa Randuputih Satimin mengatakan, berdirinya tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) di RT 11/RW 4, Dusun Banyuputih membuat pemdes tergerak untuk menangani sampah secara mandiri. Pengadaan 240 tempat sampah sudah dilakukan.

“Ada TPST, belum diimbangi dengan pengangkutan sampah yang baik. Kami khawatir akan muncul lingkungan kumuh jadi kami buat tong sampah," ucapnya.

Ratusan tong sampah tersebut terdiri dari dua bak penampungan. Satu bak untuk sampah organik dan satu lagi untuk sampah anorganik. Nantinya akan disebar merata pada lima dusun yang ada didesa meliputi Dusun Randulimo, Krajan, Pesisir, Banyuputih, dan Parsean.

Tempat sampah ini disediakan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Untuk mengantisipasi terjadinya tumpukan sampah pada tong tersebut,pemdes melalui BUMDes Bintang Putih memberikan jasa angkut sampah. Tenaga pengelola sampah setiap harinya akan berkeliling ke setiap dusun. Mengangkut sampah di TPST. 

"Nanti ada tenaga yang mengelola sampah. Secara rutin akan berkeliling mengecek tong, saat ditemukan ada tumpukan sampah maka akan segera diangkut," bebernya.

Satimin menjelaskan jika pengadaan tong sampah juga menjadi salah satu upaya pemdes untuk mewujudkan budaya membuang sampah pada tempatnya. Sehingga terwujud lingkungan desa yang asri.

"Selain menjadi unit usaha jasa BUMDes. Juga untuk menciptakan lingkungan bersih. Tentu harus ada budaya hidup bersih dan pengelolaan sampah yang tepat," ucapnya. (ar/fun/*)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

APBDes Pemerintah Desa Randuputih Tahun Anggaran 2023

------------------------------------------------------------------------------------------------------

PENDAPATAN

Pendapatan Asli Desa Rp 151.600.000,00

Pendapatan Transfer Rp 1.345.248.972,00

Pendapatan Lain-lain Rp 0,00

JUMLAH PENDAPATAN Rp 1.496.848.972,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------

BELANJA

Belanja Pegawai Rp 384.573.820,00

Belanja Barang dan Jasa Rp 405.703.913,31

Belanja Modal Rp 453.067.795,00

Belanja Tidak Terduga Rp 258.865.060,00

JUMLAH BELANJA Rp 1.502.210.588,31

------------------------------------------------------------------------------------------------------

SURPLUS / (DEFISIT) (Rp 5.361.616,31)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

PEMBIAYAAN

Penerimaan Pembiayaan Rp 12.361.616,31

SILPA Tahun Sebelumnya Rp 12.361.616,31

Pengeluaran Pembiayaan Rp 7.000.000,00

Penyertaan Modal Desa Rp 7.000.000,00

PEMBIAYAAN NETTO Rp 5.361.616,31

------------------------------------------------------------------------------------------------------

SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN — 0,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------ Editor : Ronald Fernando
#kecamatan dringu #desa randuputih