Senin (27/2), bertepatan dengan usianya yang ke-21, SMA Unggulan meresmikan Sekolah Berbasis Riset (SBR). Ditandai penandatanganan prasasti oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. H. Wahid Wahyudi dan Ketua Yayasan Hafshawaty K.H. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, S.H., M.M. Kegiatan ini digelar di GOR Damanhuri Romly Genggong.
Sekolah riset merupakan salah satu program unggulan di SMA Unggulan Haf-Sa. Melalui program yang sudah lama berjalan ini telah dihasilkan sekitar 40 karya riset. Bahkan, telah berhasil meraih penghargaan di tingkat regional hingga internasional.
“Alhamdulillah, selama 4 tahun terakhir ini, sudah ada sebanyak 20 prestasi internasional, 12 prestasi nasional dan 9 prestasi tingkat regional,” ujar Kepala SMAU Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggong M. Inzah, M.Pd.I.
Program riset ini bermitra dengan sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur. Di antaranya, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Negeri Malang, Universitas Brawijaya Malang, dan Universitas Islam Negeri Malang. “Termasuk dengan BPPT yang sekarang melebur dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN,” jelasnya.
Inzah mengatakan, program unggulan lainnya di SMA Unggulan Haf-Sa adalah Program SKS. SMA ini menjadi salah satu dari 300 sekolah yang dipercaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk menjalankan program percepatan studi. Ada juga program olimpiade dan program Tahfidzul Quran.
“Alhamdulillah, dari program ini banyak menghasilkan santri yang berprestasi akademik dan nonakademik. Semua itu, juga bisa mempermudah santri untuk bisa masuk ke perguruan tinggi nantinya,” katanya.
Dalam program dan layanan pendidikannya, SMA Unggulan juga bersinergi dengan pendidikan di pesantren. Artinya, setiap pelayanan akademik dan nonakademik juga ada evaluasi dari pesantren.
“Siswa tidak bisa lulus akademik, jika tidak lulus program di kepesantrenan. Ini untuk saling menyukseskan program di pesantren dan SMA Unggulan,” jelasnya.
Perkembangan SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggong mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Sr. Ir. H. Wahid Wahyudi. Menurutnya, sesuai namanya, SMA Unggulan Haf-Sa benar-benar unggul. Baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Saya melihat SMA ini memang memiliki banyak keunggulan. Tadi sudah ditunjukkan kepada kami melalui uji publik, bagaimana siswa fasih berbahasa Inggris serta sudah hafal Alquran hingga 15 juz,” katanya.
Menurutnya, keunggulan SMA Unggulan juga bisa dilihat dari prestasi yang diraih. Serta, banyaknya alumni yang diterima di perguruan tinggi ternama. Baik di dalam negeri maupun luar negeri.
“Alumninya ternyata juga banyak yang jadi wirausahawan. Termasuk bekerja di bidang IT dan lainnya. Saya beri acungan jempol untuk SMA Unggulan,” ujarnya, bangga. (uno/adv) Editor : Jawanto Arifin