Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Puluhan Ribu Jamaah Ikuti Munajat Kubro bersama Habib Shodiq

Ronald Fernando • Senin, 27 Februari 2023 | 12:05 WIB
MEMBELUDAK: Para jamaah dengan khusuk mengikuti rangkaian munajat kubro dengan duduk di aspal dan tanah. (Foto: Jamaluddin/Jawa Pos Radar Bromo)
MEMBELUDAK: Para jamaah dengan khusuk mengikuti rangkaian munajat kubro dengan duduk di aspal dan tanah. (Foto: Jamaluddin/Jawa Pos Radar Bromo)
Munajat Kubro Ahlussunah Waljamaah bersama Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid kembali digelar. Kegiatan yang rutin tiap bulan itu digelar di Desa Segaran, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jumat (24/2) lalu.  Jamaah tumpah ruah memenuhi lokasi, hingga memadati jalan kabupaten yang ada di depan lokasi acara.

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Photo
Photo
MAHALUL QIYAM: Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid bersama para jamaah melantunkan mahalul qiyam dalam Munajat Kubro Ahlussunnah Waljamaah di Desa Segaran. (Foto: Jamaluddin/Jawa Pos Radar Bromo)

MUNAJAT Kubro Ahlussunah Waljamaah itu digelar di masjid Muhammad Shodiq yang berada di Dusun Gudang, Desa Segaran,Kecamatan Tiris.  Munajat kubro yang memasuki bulan ke-empat itu, dipenuhi puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah di Kabupaten Probolinggo. Tua dan muda berbaur menjadi satu mengikuti rangkaian Munajat Kubro hingga usai.

Munajat Kubro di mulai sekitar pukul 13.30. meski begitu, jamaah datang sejak beberaoa jam sebelumnya. Selama acara, jamaah menempati masjid dan halaman masjid yang dilengkapi dengan tenda. Meski acara dimulai, gelombang kedatangan jamaah tidak berhenti. Lokasi sampai overload. Yang tidak kebagian tempat memanfaatkan teras dan samping rumah warga setempat.

Photo
Photo
CERAMAH : . Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid memberikan ceramah agama usai usai membaca mauled diba’ dan dzikir. (Foto: Jamaluddin/Jawa Pos Radar Bromo)



Bahkan saking banyaknya jamaah, ruas jalan kabupaten yang berada di depan masjid itu, dipenuhi jamaah. Alhasil, tak ada lalu lalang kendaraan. Yang terlihat hanya jamaah yang mengular memanjang di jalan raya setempat. Mereka duduk di aspal beralaskan plastic. Bahkan ada yang duduk di tanah, meski kondisinya becek. Mereka tetap khusyuk dan semangat.

Selain dihadiri puluhan ribu jamaah, Munajat Kubro itu juga dihadiri para kyai dan habaib, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Hadir pula anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Habib Mahdi, SE,SH. Mereka  berbaur. Tak ada sekat. Munajat Kubro berakhir sekitar pukul 16.30.

Acara diawali dengan pembacaan mauled diba’, dzikir hingga seratusan tawassul kepada nabi, malaikat dan waliyullah. Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid mengatakan, Munajat Kubro di Desa Segaran itu, merupakan yang ke-empat. Munajat Kubro yang digelar berpindah-pindah itu, semakin lama semakin banyak jamaah yang datang.

Photo
Photo
KOMPAK : AL Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid bersama Habib Mahdi, SE, SH anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (Kanan). (Foto: Jamaluddin/Jawa Pos Radar Bromo)

“Hujan tak menyurutkan mereka untuk datang kesini. Karena ingin berkumpul dengan kelompok yang besar. Untuk mendapatkan rahmat dari Allah SWT dan syafaat Nabi Muhammad,” kata Habib Qodir panggilannya.

Habib Qodir yang merupakan khalifah ketiga Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq Ahlussunah waljama’h Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron itu mengungkapkan, bahwasanya ada sebuah hadis Nabi Muhammad yang menyebutkan, umat  harus bergabung dengan kelompok yang besar atau banyak.

“Hadis tersebut mengatakan, bahwasanya umatku tidak akan bersepakat dalam kesesatan. Jika kalian melihat perselisihan, maka hendaklah berkumpullah dengan kelompok yang banyak atau besar. Munajat Kubro ini luar biasa. Banyak jamaah, ada alim ulama, habaib. Dan yang lainnya kumpul banyak seperti ini akan mendapat rahmat dari Allah SWT,” katanya.

Photo
Photo
KHARISMATIK: Para jamaah bergantian bersalaman dengan Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid usai acara. (Foto: Jamaluddin/Jawa Pos Radar Bromo)

Habib Qodir mengatakan, Munajat Kubro itu akan terus dilaksanakan. Masyarakat yang tidak hadir akan merugi. Sebab, ibarat buah durian, jika tidak hadir hanya akan merasakan baunya. Namun, tidak bisa menikmati buahnya. “Bau sate juga enak. Agar tidak hanya merasakan baunya. Hadirlah dalam setiap Munajat Kubro ini,” katanya.

Habib Qodir juga mengucapkan terima kasih kepada semua jamaah yang hadir. Serta, pihak-pihak yang telah membantu kesuksesan Munajat Kubro Ahlusuunnah Waljamaah tersebut. Termasuk pihak keamanan dari TNI-Polri yang membantu kelancaran acara hinga usai.  (uno)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Dekatkan Diri Dengan Allah SWT

 MUNAJAT Kubro Ahlussunah Waljamaah bersama Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid telah memasuki bulan ke-empat. Kegiatan rutin ini, digelar tiap bulan. Yakni, tiap hari Jumat terakhir dalam setiap bulannya. Munajat Kubro di awali pada 25 November 2022 atau tanggal 1 Jumadil Awal 1444 Hijriah. Semakin lama, jumlah jamaah yang hadir semakin banyak.

Photo
Photo
MUSLIMAT: Para jamaah muslimat mengikuti munajat kubro di halaman masjid. Mereka khusuyuk hingga usai acara. (Foto: Jamaluddin/Jawa Pos Radar Bromo)



Dalam setiap bulannya, Munajat Kubro di gelar secara bergantian. Berpindah dari satu desa ke desa lainnya. Munajat Kubro kelima, akan digelar di Dusun Tempuran, Desa Andungsari, Kecamatan Tiris. Yakni, pada tanggal 17 Maret 2022 atau 24 Syakban 1444 Hijriah.

Al Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid mengatakan, Munajat Kubro digelar dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Termasuk memahami makna dari amal makruf nahi munkar. “Ahlussunnah waljamaah merupakan kelompok yang besar. Munajat Kubro ini untuk mendekatkan kita dengan Allah SWT. Jika dekat dengan Allah, urusan yang lain akan mengikuti. Termasuk urusan dunia,” katanya.

Photo
Photo
MAULID DIBA’: Munajat kubro diawali dengan pembacaan Maulid diba, dikir hingga mengirin seratusan tawassul kepada nabi, malaikat dan waliyullah. (Foto: Jamaluddin/Jawa Pos Radar Bromo)

“Harapannya, dengan mengikuti Munajat Kubro ini, amal ibadah dan keimananya para jamaah semakin meningkat. Termasuk bisa memahami amal makruf nahi munkar. Bisa mengajak orang lain untuk melakukan perbuatan yang baik dan menghindari atau melarang perbuatan yang jahat,” pungkasnya. (uno/*) Editor : Ronald Fernando
#al habib abdul qodir bin muhammad shodiq al hamid #munajat kubro ahlussunah waljamaah