Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Sapari mengatakan, operasi keselamatan Semeru tersebut dilakukan terhitung dari Selasa (7/2) lalu hingga Senin (20/2). Dalam kurun waktu yang singkat itu, pihaknya berhasil menjaring ribuan pelanggar yang tidak tertib saat berlendara.
“Minimnya kesadaran dari masyarakat masih menjadi hal yang sangat sulit,” ujarnya Kamis (23/2).
Sapari bilang, operasi yang dilaksanakannya tersebut lebih mengedepankan teguran dan edukasi lepada para pelanggan. Selain itu, pihaknya melakukan penindakan terhadap pelanggar yang berpotensi rawan kecelakaan.
“Tentunya kami melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan perintah Kapolri yaitu mengedepankan edukasi dan teguran kepada para pelanggar agar meningkatkan kesadaran diri masing-masing,” bebernya
Ia berharap masyarakat yang berkendara di jalan raya dapat mematuhi ketertiban maupun ketentuan berlalulintas. Sebab masih banyak kendaraan yang tidak standar seperti yak memakai spion. Ada pula yang lalai seperti penggunaan sabuk pengaman dan helm.
“Manfaatnya bukan hanya untuk diri sendiri. Namun juga keselamatan bagi orang lain. Sehingga, mari jaga bersama keselamatan saat berkendara,” ujarnya. (mu/fun) Editor : Ronald Fernando