Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo Aliwafa mengatakan, tes wawancara PPS akan dilakukan di masing-masing kecamatan. Akan dilaksanakan selama tiga hari. Mulai 18-20 Januari 2023.
Pesertanya, mereka yang telah lolos seleksi tertulis beberapa waktu lalu. Sesuai pagu, tes wawancara akan diikuti oleh tiga kali kebutuhan. “Kebutuhannya 990 orang. Jadi, jika dikali tiga kebutuhan adalah 2.970 orang. Jumlah tersebut yang akan mengikuti tes wawancara,” jelasnya.
Selain berlokasi di masing-masing kecamatan, tes wawancara akan dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Sebelumnya, sejumlah PPK telah diberi bekal bagaimana mekanisme melakukan tes wawancara.
“Dalam aturan, kami boleh melibatkan PPK dalam tes wawancara. Jadi, tes dilakukan oleh PPK. Nanti kami yang melakukan monitoring,” ujarnya.
Selasa (17/1), KPU Kabupaten Probolinggo mengumpulkan seluruh PPK dari 24 kecamatan. Mereka mengikuti sosialisasi mekanisme wawancara. Salah satu materinya tentang pengetahuan kepemiluan.
“Juga komitmen dan rekam jejak. Alhamdulillah, sosialisasi sudah dilakukan. Meski nanti PPK yang melakukan tes, nilainya akan dipadukan dengan nilai tes tulisnya, sehingga keputusan lolos dan tidak lolos nanti tetap keputusan pleno KPU,” terangnya.
Katanya, tes wawancara ini diserahkan ke PPK, karena jumlah SDM komisioner KPU terbatas. Apalagi, waktunya hanya tiga hari. “Dengan waktu tiga hari dan ribuan calon PPS, tentu sulit. Niat kami juga untuk mendekatkan PPK dengan PPS. Agar terjalin komunikasi yang baik,” katanya. (mu/rud) Editor : Jawanto Arifin