Kepala Bidang Pelayanan Pengembangan Perpustakaan Dispersip Kabupaten Probolinggo Suryana Nuring Perbawani mengatakan, pelayanan perpustakaan keliling pada 2022 dilakukan terhadap 300 lembaga taman baca dan pesantren. Sejauh ini masih banyak kendala. Banyak pengelola perpustakaan yang belum kooperatif.
“Saat dropping dilakukan pencatatan, tetapi ketika ada peminjam tidak dicatat, sehingga perputaran buku tidak tercatat. Namun, tidak semua seperti itu,” ujarnya.
Tahun ini, pihaknya menargetkan bisa memberikan pelayanan di 320 lembaga taman baca dan pesantren. Dalam memberikan pelayanan perpustakaan keliling, ada 6 armada. Pada 2022 terdiri dari 3 unit roda 4 dan 3 unit roda 3. Tahun ini ada tambahan roda 4 bantuan dari Perpusnas.
Untuk meningkatkan jumlah kunjungan perpustakaan, pihaknya melakukan pembinaan terhadap para guru di sekolah dan pustakawan. Juga melakukan promosi melalui dongeng keliling anak-anak dan konten-konten digital. Harapannya, ke depan semakin meningkat jumlah pengunjung perpustakaan dan fasilitas sarana prasarana lebih baik.
Disinggung jumlah kunjungan sepanjang 2022, Nuring mengatakan, mencapai 9.616 orang. Terdiri dari 4.923 orang pelajar, 2.685 mahasiswa, 285 PNS, swasta 1.668 orang, dan disabilitas 55 orang.
Sementara, jumlah peminjaman buku perpustakaan pada 2022 mencapai 2.417 orang. Terdiri dari 831 orang pelajar, 687 mahasiswa, 163 PNS, dan dari kalangan swasta 736 orang.
“Jumlah anggota perpustakaan tahun 2022 di Kabupaten Probolinggo mencapai 21.123 orang. Perpustakaan memiliki koleksi buku 60.193 eksemplar dengan 36.049 judul. Sementara, konten digital ada 34 konten,” jelasnya. (ar/rud) Editor : Jawanto Arifin