Staf Pusdalops PB BPBD Kabupaten Probolinggo Silvia Verdiana menjelaskan, banjir genangan terjadi di tiga kecamatan. Yaitu di Kecamatan Kraksaan, meliputi Desa Rangkang; Kelurahan Patokan, Kraksaan Wetan dan Sidomukti. Selanjutnya Desa Sokaan dan Gebangan, Kecamatan Krejengan. Serta Desa Matekan, Kecamatan Besuk.
Sebelum banjir terjadi, hujan turun sejak pukul 03.00. mulanya hujan turun dengan intensitas rendah, kemudian perlahan menjadi deras.
Setelah lima jam hujan, debit air sungai Kertosono yang membentang dari selatan menuju utara Kecamatan Kraksaan pun mengalami kenaikan. Puncaknya, air naik pada batas tertinggi sungai dan menyebabkan banjir genanngan.
Di beberapa titik bahkan banjir sampai masuk ke permukiman di Kelurahan Patokan. Antara lain di RT 02/RW 05 dengan korban 30 kepala keluarga, RT 03/RW 05 sebanyak 25 kepala keluarga, dan RT 01/RW 06 sebanyak 70 kepala keluarga.
Rata-rata, semua rumah tergenang air dengan ketinggian 30 sentimeter. Kendati demikian, sejak pukul 11.59 air sudah mulai surut.
Menurut Silvia, banjir terjadi sejak pagi setelah hujan deras mengguyur selama lima jam sejak pukul 03.00. Pagi itu, pihaknya mendapatkan laporan dari warga terdampak bahwa terjadi banjir genangan.
Tim Reaksi Cepat pun langsung mendatangi lokasi. Upaya ini dilakukan untuk memantau kondisi wilayah yang telah dilaporkan. Sekaligus melakukan asesmen terhadap bencana.
"Saat kami mendapatkan laporan, tim segera turun kelapangan. Untuk mengetahui kondisi terkini sekaligus asesmen," ujarnya.
Berdasarkan laporan terakhir menurutnya, wilayah lainnya hanya ruas jalan yang tergenang. Belum sampai ke permukiman.
Selain itu, BPBD juga mendapat laporan bahwa sebuah rumah di Dusun Krajan, Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas Ambruk. Bencana ini terjadi karena hujan terus menerus. Sehingga, air sungai yang berada di areal persawahan masuk ke rumah. Derasnya arus dari sungai diduga mengikis fondasi rumah. Sehingga rumah ambruk.
"Satu dinding rumah milik warga di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan ambruk. Juga satu rumah di Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas rusak berat," bebernya. (ar/hn) Editor : Jawanto Arifin