Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kepala SMP di Kab Probolinggo yang Pensiun Makin Bertambah

Jawanto Arifin • Senin, 31 Oktober 2022 | 19:55 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
KRAKSAAN, Radar Bromo - Jumlah kepala sekolah (kasek) di Kabupaten Probolinggo yang purna tugas bakal semakin bertambah. Dari 74 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang ada, tahun ini ada sembilan kasek yang pensiun. Sehingga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) harus mempersiapkan Kepala sekolah Pembantu.

“Yang sudah pensiun SMP leces, SMPN 3 Tongas, SMPN Krejengan 1. Jadi ada tiga yang sudah pensiun,” beber Kabid Pembinaan SMP Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Fakhrurrozi.

Dengan begitu, masih ada nama kasek di sekolah lainnya yang akan memasuki pensiun hingga akhir tahun nanti. Sejauh ini jabatan kasek yang telah pensiun, dijabat kasek dari sekolah lain yang diperbantukan. “Dirangkap jabatannya oleh kasek lainnya. Sehingga, kegiatan belajar-mengajar di tiga sekolah tersebut dapat tetus berjalan dengan lancar,“ ujarnya.

Ia menyebutkan, rangkap jabatan kasek tersebut tidak hanya terjadi di Kabupaten Probolinggo. “Kekurangan tenaga pendidik saya kira bukan hanya terjadi di Probolinggo, daerah lain saya yakin juga begitu. Makanya kasek yang pensiun ini, jabatannya kemudian dirangkap oleh kepsek lainnya,” jelasnya.

Di samping rangkap jabatan, pihaknya juga terus mematangkan kesiapan calon kasek yang akan dipilih. Dia memastikan, kasek yang akan dipilih berasal dari barisan guru penggerak. Hal ini menurutnya sesuai dengan Sesuai Permendikbud Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

“Nantinya guru penggerak akan diproyeksikan mengisi formasi kepala sekolah itu,” bebernya.

Saat ini 146 calon guru penggerak tengah bertahap disiapkan. Disdikdaya bersama Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Timur telah menggelar lokakarya orientasi Calon Guru Penggerak (CGP) angkatan 7 tahun 2022. Kegiatan ini diikuti 27 orang Pengajar Praktik (PP), 146 orang CGP, kasek CGP, serta 2 orang Pengawas TK, 2 orang Pengawas SMP dan 3 orang Pengawas SMA.



Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi menambahkan, agar CGP merefleksikan dengan sungguh-sungguh. Bahwa guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif. Dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada murid. Serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila

Sementara Analis Kebijakan Muda Ketenagaan Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Massajo menyampaikan, peserta CGP angkatan 7 sebanyak 146 guru yang berasal dari guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK. Ia pun berharap jika dapat mengikuti kegiatan secara baik dan fokus. Kemudian mengikuti tahapan selanjutnya hingga Lokakarya 9 dan dinyatakan lulus bersertifikat.

“Dalam melaksanakan tugas kedinasan dan tugas-tugas lainnya. Harus selalu dilakukan dengan niat ikhlas dan niat ibadah. Agar bernilai dan berkualitas,” ucapnya. (mu/ar/fun) Editor : Jawanto Arifin
#pemkab probolinggo #kepala sekolah #kasek pensiun