Syaiful Bahri berkeyakinan jika mobil miliknya yang terbakar, memang sengaja dibakar orang tidak dikenal. Sebab setelah mobil berhasil dipadamkan, ada beberapa bukti yang ditemukan. Di antaranya sebuah sumbu yang ditemukan berada di sisi timur sisi rumahnya.
Diduga sumbu yang sebelumnya telah direndam dengan menggunakan bahan bakar tersebut tidak berhasil terbakar seluruhnya. Sehingga sampai pertengahan api padam. Sehingga rencana membakar mobil dari jarak jauh gagal. Kemudian pelaku menyalakan api dari jarak dekat yakni sekitar 5 meter dari mobil. Hingga terjadilah kebakaran.
https://radarbromo.jawapos.com/daerah/kraksaan/18/10/2022/mobil-ketua-lsm-di-kotaanyar-diduga-dibakar/
"Setelah padam dan matahari mulai terbit baru ditemukan beberapa bukti. Saya pun coba menyisir sekitar rumah untuk memastikan kejadian ini memang sengaja dilakukan, akhirnya ditemukan sumbu, korek dan botol sisa bahan bakar," tuturnya.
Ia mengatakan jika aksi teror ini dilakukan oleh pihak yang tidak senang dengan kegiatan lembaga yang dijalankannya. Syaiful mengatakan jika saat ini lembaganya sedang menyoroti kasus menonjol di sebuah perusahaan swasta. Karenanya ia pun menduga kejadian ini ada sangkut pautnya dengan hal tersebut.
Bukan hanya itu. Ia mengaku sebelumnya mendapatkan sebuah paket tidak jelas. Sebab paket datang sendiri tanpa ada pesanan. Setelah dibuka paket berisi cairan seperti susu. Pada paket tersebut terdapat kontak HP yang diduga milik pengirim. Setelah coba dihubungi rupanya nomor tersebut tidak merespons. Ia pun sempat khawatir paketan tersebut sebuah racun. Sehingga paketan tidak diapa-apakan.
"Ini aksi teror, saya berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap kasus. Sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi," bebernya.
Sementara itu Kasi Humas Polres Probolinggo Iptu Sugeng mengatakan jika tim identifikasi Polres Probolinggo telah mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Pihaknya mengamankan barang bukti di antaranya 1 buah sumbu kain warna merah panjang sekitar 1 meter, 1 buah korek api warna biru, 1 buah sak warna putih, 1 botol plastik berisikan bensin dan 1 unit mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi N 1884 QL warna hitam.
"Penyelidikan atas kasus ini masih dilakukan, barang bukti semuanya sudah kami amankan," ujarnya singkat. (ar/fun) Editor : Jawanto Arifin