Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Terus Pantau Kondisi Korban Tragedi Kanjuruhan asal Probolinggo

Ronald Fernando • Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:28 WIB
Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi ikut memakamkan korban. Inset korban semasa masih hidup saat berada di stadion Kanjuruhan.
Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi ikut memakamkan korban. Inset korban semasa masih hidup saat berada di stadion Kanjuruhan.
PAJARAKAN, Radar Bromo-Hingga Rabu (4/10), Polres Probolinggo terus memantau kondisi korban Insiden Kanjuruhan di Kabupaten Probolinggo. Khususnya tiga korban yang selamat dan mengalami luka-luka.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pihaknya turut prihatin atas kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang itu. Terlebih untuk korban meninggal dan luka ringan yang berasal dari Kabupaten Probolinggo.

Karena itulah, sejak Minggu (2/10) hingga Selasa (4/10) pihaknya terus berupaya melakukan update informasi tentang kondisi para korban luka.

"Kami tetap memantau dan update informasi. Namun, data tidak ada perubahan. Tercatat enam orang jadi korban. Tiga meninggal dan tiga lainnya luka-luka," katanya.

Arsya mengatakan, pemantauan kondisi terkini para korban terus dilakukan melibatkan Polsek Jajaran. Petugas akan melaporkan kondisi terkini para korban yang saat ini sedang rawat jalan. Penanganan rawat jalan dilakukan sebab luka para korban tergolong luka ringan.

"Sejauh ini kondisi korban yang mengalami luka ringan terus membaik. Kondisi korban akan kami pantau sampai benar-benar sembuh. Untuk korban yang meninggal dunia juga sudah kami datangi," terangnya.

Diketahui ada enam korban asal Kabupaten Probolinggo dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. Tiga di antaranya meninggal. Mereka adalah Rizky Dwi Yulianto, 19, warga Dusun Krajan, Desa Maron Wetan, Kecamatan Maron; Abian Hasiq Rifai, 18, warga Jalan Agropuro, Desa Kandang Jati Kulon, Kecamatan Kraksaan; dan Moh. Kindi Arrumi, 16, Dusun Tengah, Desa Besuk Kidul, Kecamatan Besuk.

Sementara tiga korban lainnya mengalami cedera. Yaitu Bintang Kurniawan Antoro, 18, mengalami luka lecet dan lebam bagian kaki kanan dan kaki kiri. Lalu Muhammad Jailani, 19, mengalami luka lecet dan lebam bagian engkel kaki kiri. Terakhir, Muh. Busthomi, 19, mengalami luka lecet dan lebam bagian kaki kanan. (ar/hn) Editor : Ronald Fernando
#sepak bola ricuh #tragedi stadion kanjuruhan #tragedi kanjuruhan