Budi Utomo jabatan fungsional Satpol PP Ahli Muda menyebutkan, ada 12 titik yang memang butuh perhatian khusus. “lokasi itu yang terdeteksi dan terus kami lakukan pemantauan. Jika memang ada lokasi yang belum kami ketahui, maka besar harapan kami agar masyarakat menginfokannya,” katanya, Selasa (4/10).
Tidak hanya dipantau. Dua belas lokasi tersebut juga terus dilakukan edukasi. Ini untuk meminimalisir agar tak ada lagi praktik prostitusi. “Sudah banyak cara yang dilakukan. Mulai razia atau operasi hingga memberikan edukasi,” katanya.
Lebih lagi, ketika ada yang terjaring razai dan terjangkit HIV/AIDS. “Jika ada yang terjangkit penyakit baik HIV/AIDS, maka kami yang telah bekerja sama dengan Dinsos dan Dinkes akan melakukan tindakan lanjutan bagi PSK tersebut. Sehingga segera tertangani secara khusus tanpa memberikan dampak buruk kepada lainnya,” tandasnya.
Satpol PP berharap, Kabupaten Probolinggo bersih dari praktik prostitusi. Maka secara bertahap, petugas akan terus memberikan edukasi, terutama kepada pemilik warung.
“Kami terus berikan edukasi. Alhamdulillah meskipun tidak cepat, jumlahnya kian berkurang. Seperti di Besuk yang awalnya ada 4 titik, sekarang tinggal 1 titik,” terangnya. (rpd/fun)
Lokasi yang Jadi Pantauan Satpol PP
| Kecamatan | Banyaknya |
| Paiton | 3 |
| Besuk | 1 |
| Kraksaan | 1 |
| Tegalsiwalan | 3 |
| Leces | 2 |
| Wonomerto | 1 |
| Lumbang | 1 |