Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman melepas peserta jalan sehat untuk memecahkan rekor MURI, tepat pukul 06.30 di kantor pusat Bank Jatim, Sabtu (20/8). Secara virtual, pelepasan juga disaksikan peserta di seluruh Kantor Cabang Bank Jatim. Termasuk di Bank Jatim Cabang Kraksaan.
Jalan sehat di Bank Jatim Cabang Kraksaan diikuti sekitar 200 peserta. Mereka adalah para karyawan Bank Jatim setempat beserta keluarganya.
Selama jalan sehat, peserta harus menempuh jarak 1,6 kilometer. Melewati Jalan Raya Panglima Sudirman, kemudian Desa Bulu hingga finish di kantor Bank Jatim Cabang Kraksaan.
Pemimpin Bank Jatim Cabang Kraksaan Ridholi Ichwan mengatakan, jalan sehat tersebut merupakan event yang digelar Bank Jatim pusat untuk memperingati HUT ke-77 Republik Indonesia. Sekaligus memperingati Ulang Tahun ke-61 Bank Jatim.
“Jalan sehat dengan tema Carnival ini, diikuti seluruh Jatimers dan keluarga untuk memecahkan rekor MURI. Sesuai dengan HUT Bank Jatim, angkanya serba 61. Yakni, 6.100 peserta se-Jatim dengan rute 0,61 atau 6,1 kilometer. Start dilakukan serentak di tiap cabang,” katanya.
Di usianya yang telah menapaki 61 tahun, Bank Jatim menurutnya akan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Selaras dengan HUT ke-77 Republik Indonesia, yakni “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. “Bank Jatim juga memiliki komunitas Jatimers dengan slogan “Sat Set, Wat Wet.”
“Harapannya, ke depan kami bisa lebih cepat berkontribusi dalam membangun dan memulihkan perekonomian masyarakat, daerah, dan secara luas untuk Indonesia,” katanya.
Bank Jatim Cabang Kraksaan juga terus mengembangkan dan memaksimalkan programnya. Termasuk menjalin kerja sama yang baik dengan Pemkab Probolinggo.
“Untuk pemkab dan ASN kami support dengan digitalisasi keuangan daerah. Ini juga untuk menunjang pendapatan asli daerah,” katanya.
Sementara untuk mendukung perkembangan UMKM di Kabupaten Probolinggo, Bank Jatim Cabang Kraksaan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengakes modal usaha melalui penyaluran program kredit usaha.
“Termasuk kredit usaha rakyat (KUR). Tentunya semua sektor akan kami layani,” jelasnya. Ridholi mengatakan, Bank Jatim juga memiliki aplikasi Jconnect invest. Sebuah aplikasi mobile untuk pemesanan produk investasi. Seperti Surat Berharga Negara (SBN) Ritel.
Ia mengatakan, pada puncak peringatan HUT ke-61 Bank Jatim, Sabtu (20/8) kemarin, Bank Jatim juga me-launching layanan baru. Namanya, Jconnect Remittance. Aplikasi imi merupakan pengembangan layanan pengiriman uang yang bekerja sama dengan Merchant Trade Asia.
“Aplikasi mobile ini semakin mempermudah masyarakat untuk bertransaksi. Termasuk mempermudah pengiriman uang dari luar negeri. Misalnya pekerja migran Indonesia di Malaysia yang mau kirim uang ke keluarganya” katanya. Selain layanan digital yang terus dikembangkan, Bank Jatim Cabang Kraksaan juga siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui sejumlah kantor yang ada di Kabupaten Probolinggo. “Selain kantor induk di Kraksaan, Bank Jatim Cabang Kraksaan juga memiliki kantor cabang pembantu di Dringu dan Maron,” katanya.
Untuk makin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo, saat ini Bank Jatim Cabang Kraksaan telah memiliki lima kantor kas. Yakni, kantor kas Pemda, kantor kas RSUD Waluyo Jati, kantor kas di Ponpes Nurul Jadid Paiton, kantor kas di Ponpes Nahdlatul Ummah, Kotaanyar dan kantor kas di Kecamatan Gading.
“Semoga nanti, kantor cabang pembantu atau kantor kas bisa kami kembangkan lagi. Sehingga pelayanan kami lebih dekat dan semakin maksimal. Meski, kami juga memiliki banyak layanan produk digital, namun ada beberapa hal yang harus ditangani secara langsung,” jelasnya. (uno/*) Editor : Jawanto Arifin