Muhammad Slamet, warga Dusun Sumur II, Desa Klaseman mengatakan, dirinya mengenal betul sosok Alex. Sebab, dirinya memang sering berjumpa korban saat beraktivitas di laut Klaseman.
Menurutnya, Alex merupakan sosok yang sudah berpengalaman menakhodai perahu. Bahkan, sering sekali mengantar orang memancing di laut.
https://radarbromo.jawapos.com/probolinggo/18/07/2022/perahu-pemancing-karam-dihantam-ombak-di-gending-pemilik-hilang/
“Dia (Alex, Red) sudah 5 tahun lebih mengantar mancing. Pengalamannya berlayar juga sudah cukup baik,” katanya saat melihat proses pencarian di Pantai Klaseman.
Slamet sendiri sempat bertemu korban Sabtu (16/7) siang saat hendak mengantar memancing. Dirinya yang saat itu mencari ikan, memutuskan menepi sekitar pukul 14.00. Sebab, angin di laut mulai kencang.
Sesampainya di tepi pantai, dirinya berjumpa dengan dua rekannya yang saat itu juga mencari ikan. Namun, perahu Alex tidak terlihat menepi.
“Saat itulah saya sudah merasa aneh. Kenapa Alex belum menepi. Padahal, saat itu kondisi cuaca sedang buruk,” terangnya.
Mulanya Slamet mengira perahu Alex sedang ada masalah dan mengamankan diri di rumpon. Namun, prediksinya salah. Sampai malam pukul 23.00, perahu milik Alex tidak kunjung tiba. Akhirnya pencarian pun dilakukan.
https://radarbromo.jawapos.com/probolinggo/18/07/2022/cerita-4-pemancing-terombang-ambing-8-jam-di-laut-usai-perahu-karam/
“Sempat mencari, tetapi sampai pukul 01.00 (Minggu, Red) tidak kunjung ditemukan,” ungkapnya.
Tetangga korban Ariyanto mengatakan, Alex sosok yang baik dan bermasyarakat. Mudah menyapa orang lain. Karena itulah dirinya kaget saat musibah tersebut terjadi.
Menurutnya, mayoritas penduduk di desanya mempunyai perahu meskipun bukan nelayan. Sebab, ada perahu yang digunakan untuk jasa mengantar aktivitas memancing. Serta juga digunakan untuk mencari kerang di laut.
“Mayoritas warga punya perahu, karena hobinya melaut. Kalau Alex ini memang sering mengantar orang untuk memancing ke laut. Dia juga hobi memancing. Sosoknya juga baik. Banyak langganan pemancing yang menggunakan jasa perahunya,” bebernya. (ar/hn) Editor : Jawanto Arifin