Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan, perawatan yang dilakukan bersifat rutin. Mulai dari perawatan taman, penataan bunga, dan pembersihan areal alun-alun agar tetap terlihat indah.
Kemudian, melakukan pemeliharaan fasilitas publik. Seperti permainan anak-anak di sisi selatan alun-alun. Serta, fasilitas olahraga dan gazebo di sebelah utara. “Tahun ini, kami hanya melakukan pemeliharaan. Karena anggarannya sedikit. Mungkin hanya ada sekitar Rp 17 juta,” ujarnya.
Dwijoko menyebutkan, jika nanti ada anggaran memadai, Alun-alun Kraksaan akan dibangun lebih baik lagi. Mulai dari penambahan fasilitas publik serta penataan taman akan lebih disempurnakan. Karena sebagai tanaman kerap ditemukan mati. Perlu ada penanaman kembali agar tampak lebih menarik.
“Kalau berbicara pengembangan dan pembangunan, pasti ada. Namun, kami tidak bisa memaksakan, karena harus menyesuaikan ketersediaan anggaran. Selain itu, manfaat dari rencana tersebut harus diperhatikan. Tidak asal bangun,” katanya. (ar/rud) Editor : Ronald Fernando