DUSUN Koncer merupakan dusun terpencil di Desa Patemon Kulon. Berada di dataran tinggi. Butuh perjuangan ekstra menuju dusun ini.
Selain jalan menanjak, di kanan dan kiri jalan merupakan jurang. Namun, penghuninya cukup banyak. Mencapai sekitar 450 kepala keluarga. Pemerintah desa terus meningkatkan pembangunan infrastruktur di dusun ini.
Tahun ini ada salah satu jalan yang akan dirabat beton. Panjangnya sekitar 250 meter. Sebelumnya, pemerintah desa juga telah merabat beton jalan lainnya. Namun, adanya pandemi Covid-19 membuat pembangunan jalan tidak selesai.
“Pada periode pertama saya memimpin desa ini, pernah saya rabat beton. Rencana diselesaikan pada 2020. Namun, tidak terealisasi karena adanya pandemi Covid-19. Akhirnya, kami lanjutkan lagi tahun ini. Selain dirabat, jalan di dusun tersebut juga akan saya lebarkan,” ujar Kepala Desa Patemon Kulon Muhammad.
Pembangunan jalan rabat beton di Dusun Koncer akan dilakukan pada tahap kedua pencairan dana desa tahun ini. Selain merupakan kebutuhan, pembangunan jalan ini juga untuk mendukung peningkatan perekonomian warga.
“Tentu jika jalan nyaman dan memadai, imbasnya perekonomian warga juga bisa terangkat. Saat ini jalan yang akan dirabat masih berupa jalan bebatuan. Kurang aman dan nyaman dilintasi,” ujar kepala desa dua periode tersebut.
Selain itu, pemerintah desa juga telah merampungkan pembanguan bronjong di Dusun Dermoyo. Bronjong dibangun untuk melindungi sempadan sungai dari kikisan air sungai. Khususnya ketika terjadi banjir. Pemerintah desa juga telah rampung merabat beton jalan di Dusun Krajan. (uno/rud/*)
Gagas Desa Wisata di Lahan 2 Hektare
MUHAMMAD kembali memimpin Desa Patemon Kulon. Ia resmi menjadi kepala Desa Patemon Kulon untuk kali kedua sejak dilantik pada 13 April 2022. Semangat baru diusung untuk mengangkat Desa Patemon Kulon menjadi desa yang maju dan mandiri.
Selain menyentuh infrastruktur, pada masa kepemimpinan di periode kedua, Muhammad telah menggagas pembangunan desa wisata. Pembangunan desa wisata juga bertujuan menggeliatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Nanti wisata itu akan dikelola BUMDes. BUMDes juga kami rencanakan membuka unit usaha air bersih,” katanya.
Rencananya, destinasi wisata ini akan dibangun di Dusun Krajan. Kini lokasi yang digadang-gadang menjadi jujukan warga itu masih berupa kebun mangga. Luasnya sekitar 2 hektare. Semua ini dilakukan demi meningkatkan perekonomian desa. “Saya ingin desa ini menjadi desa yang mandiri,” jelasnya.
Muhammad mengaku juga akan lebih menghidupkan peran pemuda dalam membangun desa. Salah satunya melalui kegiatan karang taruna. Seperti kegiatan olahraga. Kini yang banyak digandrungi pemuda adalah voli.
“Lapangan voli sudah saya buatkan beberapa waktu lalu. Nanti untuk dukungan lainnya kami upayakan. Misalnya, net bola hingga seragamnya. Kebetulan saya sendiri juga suka olahraga voli,” katanya. (uno/rud/*)
APBDES PEMERINTAH DESA PATEMON KULON TAHUN ANGGARAN 2022
Pendapatan
Pendapatan asli desa Rp. 1.000.000,00
Pendapatan transfer Rp. 1.163.271.741,00
Jumlah pendapatan Rp. 1.164.271.741,00
Belanja
Belanja pegawai Rp 314.963.920,00
Belanja barang dan jasa Rp 189.570.992,19
Belanja modal Rp 337.060.635,00
Belanja tidak terduga Rp 387.186.800,00
Jumlah Belanja Rp 1.228.782.347,19
Surplus/(Defisit) (Rp 64.510.606,19)
Pembiayaan
Penerimaan pembiayaan Rp 64.510.606,19
Silpa tahun sebelumnya Rp 64.510.606,19
Pembiayaan netto Rp 64.510.606,19
Sisa lebih pembiayaan anggaran Rp 0,0 Editor : Ronald Fernando