Sejatinya sudah lama sistem pendidikan di SMAN 1 Kraksaan menerapkan karakter sekolah yang berpihak pada siswa. Lingkungan sekolah juga didesain nyaman dan ramah.
Selain itu, SMAN 1 Kraksaan juga terus mengembangkan berbagai soft skill atau ekstrakurikuler yang berpihak pada siswa. Sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka.
Bahkan, saat ini ekstrakurikuler di SMAN 1 Kraksaan ada 25 kegiatan. Setiap siswa wajib memilih satu jenis kegiatan ekstrakuriler. Di antaranya, seni lukis, seni suara, seni baca tulis Alquran, teater, tari dan pecinta alam. Ada juga, olahraga hoki, futsal, bola voli, sinematografi dan broadcasting hingga ekstrakurikuler olimpiade sains.
Kepala SMAN 1 Kraksaan, Bambang Sudiarto, S.Pd, M.M.Pd melalui Ketua Tim Pengembang Sekolah, Eva Early N.H, ST, M.Pd mengatakan, kegiatan ekstrakurukuler itu disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Juga untuk mendukung pengembangan bakat dan minat anak.
“Kami juga menciptakan lingkungan sekolah yang berpihak pada siswa. Terbukti, saat jam pulang siswa masih kerasan di sekolah. Itu menjadi salah satu modal dalam penerapan IKM pada tahun pelajaran 2022-2023 ini,” katanya.
Eva mengungkapkan, kegiatan ekstrakurikuler di SMAN 1 Kraksaan di masa pandemi ini masih disesuaikan. Artinya, kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Salah satunya dilaksanakan tanpa menimbulkan kerumunan. Seperti, memberikan pembinaan langsung kepada siswa terkait.
“Intinya, selama pandemi kegiatan ekstrakurikuler tidak tiarap. Tetap ada pembinaan dan kegiatan bagi siswa. Caranya, kami menyediakan ruang dan waktu bagi mereka ketika membutuhkan pembinaan. Misalnya untuk kebutuhan mengikuti kompetisi. Jadi kebutuhan mereka tetap kami fasilitasi dengan baik,” katanya.
Lalu dalam IKM tersebut, SMAN 1 Kraksaan akan menerapkan opsi kedua. Yakni, Mandiri Berubah. Opsi itu disesuaikan dengan hasil isian kuesioner pada laman kurikulum.gtk.kemdikbud.go.id. “Hasil kuesioner yang menunjukkan bahwa sekolah siap dengan kategori mandiri berubah tersebut memuat rekomendasi grafik kesiapan guru dan kepala sekolah,” katanya
Menurutnya, SMAN 1 Kraksaan menerapkan IKM mulai tahun pelajaran 2022-2023, karena juga melihat kesiapan sekolah. Serta, kesiapan sumber daya manusia (SDM) SMAN 1 Kraksaan. Saat ini, sudah ada beberapa calon guru penggerak di SMAN setempat.
“Sekitar dua bulan lagi mereka akan lulus. Ini juga jadi pertimbangan kami memilih kurikulum tersebut,” jelasnya.
Selama Pandemi Terjadi Lonjakan Prestasi
Pandemi Covid-19 menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi lembaga pendidikan dalam menggelar kegiatan pembelajaran. Namun, di balik itu ada sebuah berkah bagi lembaga pendidikan jika dimanfaatkan dengan baik dan serius.
Seperti yang dialami SMAN 1 Kraksaan. Pandemi tidak membuat sekolah ini tiarap dan kering prestasi. Justru prestasinya melonjak.
Pada tahun 2021, SMAN 1 Kraksaan berhasil mendulang 105 prestasi. Rinciannya 27 prestasi bidang nonakademik dan 78 prestasi dari bidang akademik. Bahkan, tiga di antaranya adalah prestasi bidang akademik di tingkat internasional.
Sementara di tingkat nasional ada 73 penghargaan. Sebanyak 69 prestasi diukir dari bidang akademik dan empat prestasi lainnya berasal dari bidang nonakademik. Sisanya, prestasi dari tingkat provinsi dan kabupaten.
Lalu pada tahun 2020, SMAN 1 Kraksaan berhasil mengukir 21 penghargaan. Enam prestasi dari bidang nonakademik dan 15 prestasi dari bidang akademik. Prestasi tertinggi dari tingkat nasional dengan torehan sembilan penghargaan. Yakni, dari bidang nonakademik dan akademik.
Ketua Tim Pengembang Sekolah, Eva Early N.H, ST, M.Pd mengatakan, peningkatan prestasi selama tahun pelajaran 2020-2021 itu tidak terlepas dari keseriusan dan persiapan yang dilakukan SMAN 1 Kraksaan. “Di masa pandemic banyak kompetisi yang diikuti anak-anak. Alhamdulillah banyak juga prestasi yang diraih,” katanya.
Menurutnya, seperti sekolahan lain SMAN 1 Kraksaan pada masa pandemi menerapkan sistem belajar tatap muka terbatas. Dengan sistem pembelajaran fleksibel itu, mereka memiliki banyak waktu luang untuk mengikuti kompetisi.
“Yang jelas selama pandemi pembinaan tetap kami berikan. Karena di masa pandemi justru banyak kompetisi online yang digelar. Ini adalah sebuah tantangan bagi kami dan syukur kami bisa beradaptasi dengan kondisi itu,” katanya. (uno/hn/*)
Program Ekstrakurikuler SMAN 1 Kraksaan
1. Pramuka
2. PMR
3. KIR
4. ECC
5. Seni lukis
6. Seni suara
7. Teater
8. Tari
9. Pecinta alam
10. Seni baca tulis al qur’an
11. Takraw
12. Bahasa Jepang
13. Bola voli
14. Bulu tangkis
15. Basket
16. Pencak silat
17. Futsal
18. Seni music
19. Hockey
20. Paskibra
21. Sinematografi & broadcasting
22. Hadrah
23. Tahfidz
24. Jurnalistik
25. Olimpiade sains Editor : Jawanto Arifin