Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Banjir Lagi di Kraksaan-Krejengan di Penghujung Musim Hujan

Jawanto Arifin • Rabu, 16 Maret 2022 | 10:45 WIB
TERGENANG: Personel BPBD memantau kondisi banjir di Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan. Banjir terjadi usai hujan mengguyur sejak Senin (14/3)sore. (Foto: BPBD for Jawa Pos Radar Bromo)
TERGENANG: Personel BPBD memantau kondisi banjir di Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan. Banjir terjadi usai hujan mengguyur sejak Senin (14/3)sore. (Foto: BPBD for Jawa Pos Radar Bromo)
KRAKSAAN, Radar Bromo - Hujan deras yang melanda Kabupaten Probolinggo Senin (14/3), kembali menyebabkan banjir. Hujan yang mengguyur dengan durasi yang cukup lama menyebabkan dua wilayah terjadi banjir. Sebanyak 39 rumah warga tergenang.

Banjir genangan ini terjadi saat hujan dengan intensitas ringan dan deras mengguyur sejak pukul 16.10 hingga pukul 19.00. Pusat hujan di Kecamatan Gading, Krejengan dan Kraksaan mengakibatkan aliran Sungai Rondoningo, meluap ke permukiman warga.

Debit air terus meninggi. Hingga pada pukul 20.00 luapan air mulai masuk ke permukiman warga dan jalan. “Banjir terjadi dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter. Masuk ke dalam rumah warga sehingga perlu dilakukan evakuasi,” ujar Kasi Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Abdullah Selasa (15/3).

Dari data yang dihimpun, terdapat dua wilayah yang terdampak banjir ini. Di antaranya Kecamatan Kraksaan yakni di Jalan Resettlement RT. 5 /RW. 1, Desa Asembagus dan Dusun Asemkandang RT. 4/RW 2, Desa Asembagus. Dengan 4 rumah yang terdampak banjir genangan.

Banjir juga terjadi di Kecamatan Krejengan yakni di Dusun Kasengan RT. 3/RW. 1, Desa Sumberkatimoho. Sebanyak 35 rumah yang dihuni oleh 105 jiwa terendam banjir. Sementara itu 20 rumah warga masuk ke dalam dapur. Tidak hanya itu air juga merendam sawah seluas 3 hektare milik warga desa setempat.

“Tim reaksi cepat (TRC) mendatangi lokasi untuk melakukan assessment. Selajutnya Pusdalops berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat melakukan evakuasi. Tidak ada korban jiwa. Air mulai berangsur-angsur surut pukul 21:57. Bersamaan dengan hujan yang reda,” tandasnya. (ar/fun) Editor : Jawanto Arifin
#bpbd kabupaten probolinggo #banjir kabupaten probolinggo