Untuk masuk ke kolam itu, pengunjung ditarik tiket seharga Rp 3 ribu. Pendapatan dari kolam sendiri bakal dimanfaatkan untuk menunjang sejumlah pembangunan di Desa Sumber Kembar.
Kolam renang SBK itu memiliki ukuran 7 x 17 meter. Terdiri atas kolam untuk anak-anak dan dewasa/utama. Kolam utama memiliki kedalaman berbeda. Di sisi utara 1,7 meter, tengah 1,4 meter, dan selatan 1 meter. Sementara kolam untuk anak-anak, cukup dangkal.
https://radarbromo.jawapos.com/kraksaan/24/12/2021/ibu-main-hp-bocah-tenggelam-di-kolam-sbk-sumber-kembar-pakuniran/
Korban MAS sendiri, ditemukan dalam kondisi tenggelam oleh pengawas kolam di kolam utama sebelah tengah. Yang memiliki kedalaman 1,4 meter.
Kades Sumber Kembar Arik Kushendriyanto mengatakan, saat keluarga korban datang, sudah diberi tahu jika kolam renang di lokasi tersebut ada beberapa level. Mulai dari anak-anak sampai dewasa.
“Petugas sudah memberi tahu dari awal. Awalnya korban memang mandi di kolam yang khusus anak di sebelah barat. Aman. Kejadiannya sendiri (korban tenggelam) di kolam yang khusus dewasa berada di utara,” ujar sang Kades.
Dari keterangan petugas pengawas kolam, saat kejadian, lokasi tengah sepi. “Cukup sepi. Kalau dari yang jaga, korban ditemukan saat sudah berada di kolam utama khusus orang dewasa. Saat itu ibunya tidak sadar. Sebab sedang menggendong adiknya (korban). Petugas yang mengetahui langsung menolong,” ujarnya. Selain itu, sang ibu juga asyik main HP. "Dengarnya sih iya (pegang HP orang tuanya). Begitupun dari yang jaga," imbuhnya.
Dengan adanya kejadian tersebut, Arik menyebutkan jika wisata taman pemandian SBK langsung ditutup sementara. Belum diketahui kapan pemandian itu bakal kembali dibuka. (mu/mie) Editor : Jawanto Arifin