Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sale Pisang UMKM Probolinggo Tembus Pasar Berbagai Daerah

Jawanto Arifin • Selasa, 30 November 2021 | 17:29 WIB
PENGERINGAN: Wasilah Barsah, owner UMKM Sale Pisang Barsah bersama karyawannya saat menjemur sale pisang di halaman rumahnya. (Foto: Jamaludin/Jawa Pos Radar Bromo)
PENGERINGAN: Wasilah Barsah, owner UMKM Sale Pisang Barsah bersama karyawannya saat menjemur sale pisang di halaman rumahnya. (Foto: Jamaludin/Jawa Pos Radar Bromo)
USAHA Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Probolinggo terus berkembang. Baik jumlah, maupun lingkup pemasarannya. Bahkan, UMKM-UMKM tersebut berhasil memberdayakan warga sekitar. Salah satunya UMKM Barsah, Desa Patemon, Kecamatan Krejengan.

Sejauh ini, pemasaran UMKM yang memiliki produk sale pisang telah menembus pasar di sejumlah daerah di Indonesia. Hal itu tidak terlepas dari strategi pemasaran dengan memanfaatkan sistem digital atau online melalui platform e-commerce. Hasilnya, pe­sanan terus berdatangan.

“Kebanyakan yang keluar daerah melalui pesanan online dari salah satu platform e-commerce. Juga dari Instagram, termasuk yang dipasarkan oleh reseller. Di antaranya dari Jember, Bali, Jakarta, dan Magelang,” ujar Wasilah Barsah, owner UMKM Sale Pisang Barsah, saat ditemui di rumahnya.

Ia mengungkapkan, usaha sale pisang itu ditekuni sejak 2015. Saat ini, dalam sehari sale pisang yang diproduksinya berkisar 20 kilogram atau sekitar 500 kilogram dalam sebulan. Produknya dijual dalam jumlah kiloan dan kemasan.

“Ada kemasan 200 gram dan 500 gram. Kalau ditotal, sekitar 500 kilogram sale pisang yang terjual sebulan. Kebutuhan bahan baku pisang sekitar 2 kuintal dalam sebulan. Selain dari warga sekitar sini, kami juga mengambil pisang dari Tiris,” ungkapnya.

Sebagai bentuk pemberdayaan dalam usahanya tersebut, Wasilah juga melibatkan warga sekitar. Ada 10 karyawan yang bekerja di UMKM Barsah, termasuk anggota keluarganya.

“Ada yang bagian pengupasan pisang, pemotongan, penggorengan, hingga bagian pemasaran dan pengiriman,” sebutnya.



Ia mengaku, perkembangan usaha sale pisang miliknya tidak terlepas dari peran Pemkab Probolinggo. Melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta Disperindag, ada beberapa dukungan yang telah diberikan sejak berdiri hingga saat ini.

“Di antaranya, terkait pemasaran, pembuatan SIUP, izin halal, dan merek. Kemudian memfasilitasi perizinan OSS dan PIRT. Ada juga pelatihan packing kemasan dan pelatihan terkait pemasaran online. Jadi, sangat membantu perkembangan usaha kami selama ini,” ungkapnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan, berbagai dukungan terus dilakukan agar UMKM itu terus bertahan dan berkembang. “Di antaranya dengan membantu kemudahan pengurusan izin usaha dan status halal. Serta, memfasilitasi pelatihan pembuatan kemasan hingga pelatihan digital marketing,” katanya. (uno/hn/*) Editor : Jawanto Arifin
#pemkab probolinggo #sale pisang #umkm kabupaten probolinggo