Hal itu diungkap Kepala Bidang Pemeliharaan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo Ari Suciati. Ia mengatakan, saat ini sudah pemenang tender proyek perubahan konsep Alun-alun Kraksaan.
“Sudah ada, tinggal menunggu SPK. Untuk kemudian dapat dilaksanakan prosesnya,“ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Kamis (11/11).
Sesuai dengan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Probolinggo, Pengerjaan yang diberi nama Jasa Konstruksi Pengembangan Taman Alun-alun Kraksaan dianggarkan Rp 320.000.000,00. Anggarannya melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Infrastruktur.
“Untuk pemenang tendernya saya kurang mengerti berapa nominal kesepakatannya. Yang jelas, bulan ini memang harus sudah dimulai pengerjaannya,“ ujarnya.
Ari menyebutkan, jika waktu pengerjaan proyek tersebut sudah mepet. Seperti biasanya, untuk pengerjaan infrastruktur atau fisik pada 2021 ini, paling lambat akhir Desember. “Tetap targetnya akhir Desember. Sehingga, memang perlu segera dimulai,“ katanya.
Ia menyebutkan, konsep perubahan alun-alun nantinya akan dilakukan dengan cara menambahkan perindangan. Hal ini dilakukan agar dapat menciptakan suasana hijau nan segar.
“Nanti akan ada penambahan pohon dan pergantian pohon lama yang sudah tua. Tentunya pohon-pohon yang akan digunakan pohon pelindung,” katanya. (mu/fun) Editor : Jawanto Arifin