Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pembangunan Seksi IV Tol Paspro Dimulai di Dua Titik

Jawanto Arifin • Sabtu, 9 Oktober 2021 | 22:05 WIB
MULAI DIKERJAKAN: Lahan tol di depan SPBU Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, menjadi titik dimulainya pembangunan jalan Tol Paspro Seksi IV di wilayah timur. Sementara di barat dimulai di Desa Clarak, Leces. (Foto: Agus Faiz Musleh/ Rad
MULAI DIKERJAKAN: Lahan tol di depan SPBU Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, menjadi titik dimulainya pembangunan jalan Tol Paspro Seksi IV di wilayah timur. Sementara di barat dimulai di Desa Clarak, Leces. (Foto: Agus Faiz Musleh/ Rad
GENDING, Radar Bromo - Pembangunan jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) seksi IV di Kabupaten Probolinggo mulai dilakukan. Saat ini, pengerjaan dilakukan sepanjang 12,45 kilometer.

Pengerjaan sendiri dimulai dari dua titik. Yaitu, di barat dan timur. Pengerjaan di barat dimulai di Desa Clarak, Kecamatan Leces. Sementara di timur, pengerjaannya dilakukan mulai di depan SPBU Pajurangan, Kecamatan Gending.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, lokasi di depan SPBU Pajurangan ini nantinya akan menjadi exit tol Gending. Di sana, sejumlah alat berat terparkir. Tanah di selatan jalan pantura itu pun mulai dipadatkan. Pagar bertuliskan Waskita yang tidak lain pelaksana teknis proyek juga sudah dipasang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Jalan Tol Paspro Priyadi mengatakan, pengerjaan Tol Paspro seksi IV direncanakan sejauh 12,45 kilometer. Dimulai dari dua titik di Kabupaten Probolinggo.

Yaitu di Leces yang dimulai di Desa Clarak. Selanjutnya, akan melewati Banjarsawah, Tegalmojo, Sumberbulu, Sumberkledung, Sumbersuko, Watuwungkuk, dan Tegalmojo.

Pembangunan juga dimulai dari exit tol Gending. Di sini, konstruksi dimulai di Desa Pajurangan dan diteruskan ke Desa Sumberkerang. Pengerjaan dimulai sekitar sepekan yang lalu.

“Kami targetkan pada September 2022 jalan tol ini sudah terhubung dan dapat beroperasi. Sehingga tahun depan mau ke Surabaya dan ke Banyuwangi sudah bisa lewat exit tol Gending,” lanjutnya.

Tol Paspro seksi IV sendiri akan melalui 21 desa di Kabupaten Probolinggo. Dari 21 desa itu, proses pembebasan lahan di tiga desa masih proses.



Antara lain di Desa Brumbungan Kidul, Kecamatan Maron, masuk proses pembayaran. Di Desa Sebaung, Kecamatan Gending, masih validasi dan revisi anggaran. Lalu, di Desa Pegalangan Kidul, Kecamatan Maron, dalam proses pengumuman.

“Dari 21 desa yang akan dilalui pembangunan jalan tol, 18 desa sudah selesai pembebasan lahannya. Menyisakan tiga desa dan satu di antaranya akan segera dibayar. Yakni, di Desa Brumbungan Kidul,“ ujarnya.

Priyadi menyebutkan, jika exit tol Leces-Gending terhubung, maka para pengendara akan lebih cepat melintas. Pihaknya menganalisis pengendara bisa menghemat waktu sampai 15 menit.

“Kendaraan yang melintas di Probolinggo bagian barat (exit tol Leces, Red) dan akan ke timur itu kan terlalu jauh kalau melewati pantai utara. Jadi, jika terhubung maka akan lebih cepat,“ pungkasnya. (mu/hn) Editor : Jawanto Arifin
#Tol Paspro #tol paspro seksi 4