Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sepekan Dibuka Bazar Takjil Kraksaan Masih Sepi

Fandi Armanto • Jumat, 23 April 2021 | 20:59 WIB
SORE HARI: Suasana di bazar takjil sekitar alun-alun Kraksaan, menjelang waktu berbuka puasa. (Foto: Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)
SORE HARI: Suasana di bazar takjil sekitar alun-alun Kraksaan, menjelang waktu berbuka puasa. (Foto: Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)
KRAKSAAN, Radar Bromo– Ramadan sudah berjalan sepekan lebih. Sayangnya sampai saat ini, pedagang di bazar takjil Kraksaan, belum merasakan panen rezeki. Bahkan mereka merasa, pengunjung masih sepi.

Bazar takjil dibuka sejak awal Ramadan. Para pedagang mulai berjulan saat jarum jam menunjukkan pukul 15.00. Mereka menempati lapak yang sudah tersedia di bazar yang berada di timur alun-alun Kraksaan. Terhitung sejak dibuka, hanya segelintir pembeli yang datang.

Hal tersebut salah satunya diungkapkan Rizki, salah satu pedagang nasi uduk yang tiap tahunnya melapak dagangannya di gelaran bazar takjil. Dia menyebutkan dibanding dengan 2019 silam pengurangan para pengunjung hampir separo.

“Dibanding 2019 hanya setengahnya pengunjung yang datang. Di tahun-tahun sebelumnya saya bisa menghabiskan 8 sampai 9 kilogran beras. Nah tahun ini hanya separo,” ujarnya saat ditemui di lokasi bazar.

Adanya penurunan pengunjung dibanding 2019, diyakini Rizky, disebabkan lantaran tahun 2020 lalu bazar takjil ini tidak digelar. Sehingga dia beranggapan, kemungkinan pengunjung tidak mengetahui adanya bazar  takjil pada tahun ini.

“Tahun lalu kan tidak digelar, mungkin karena itu. Banyak pengunjung yang tidak tahu kalau sekarang ada bazar takjil. Kalau 2019 itu pengunjungnya ramai sekali. Sebab kan masih belum pandemi,” ujarnya.

Sepinya bazar takjil tidak hanya terjadi kepada pengunjung saja. Namun pada para pelapak juga mengalami penurunan. Di tahun 2019 pelapak yang ada di bazar takjil bisa berjumlah 50-60. Nah, di tahun ini ini hanya ada sekitar 22 pelapak saja.

“Sangat sepi. Berbeda pada tahun sebelumnya yang bisa sampai 60,”ujar jumaah Ningsih koordinator bazar takjil alun-alun Kraksaan.

Sepinya pengunjung tersebut juga diungkap Fathul, salah satu remaja asal Kelurahan Sidomukti, Kraksaan. “Biasanya pelapaknya itu full, baik di barat jalan maupun Timur jalan. Kali ini ini hanya di sebelah barat jalan saja. Selain itu pengunjung yang memarkirkan kendaraan juga tidak sepadat tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya. (mu/fun) Editor : Fandi Armanto
#alun-alun kraksaan #bazar takjil kraksaan #pasar takjil