Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Penyaluran Kartu Tani di Kab Probolinggo Belum Tuntas

Jawanto Arifin • Selasa, 2 Maret 2021 | 21:00 WIB
DIGEMPUR PEMBANGUNAN: Petani di Kabupaten Probolinggo di lahan sawahnya. Sejak 2015 hingga 2020, ternjadi penyusutan luasan lahan pertanian. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)
DIGEMPUR PEMBANGUNAN: Petani di Kabupaten Probolinggo di lahan sawahnya. Sejak 2015 hingga 2020, ternjadi penyusutan luasan lahan pertanian. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)
DRINGU, Radar Bromo - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo terus melanjutkan penyaluran kartu tani. Sebanyak 40.000 kartu tani pekan depan siap diberikan kepada petani yang telah terdaftar dalam e-RDKK.

Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan dan Bina Usaha Tani DKPP Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi mengatakan, lanjutan penyaluran kartu tani akan dilanjutkan. Sebab rencana penyaluran sebelum sempat tertunda lantaran kondisi pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan perubahan yang cukup signifikan.

Penyaluran kartu yang dinilai berpotensi menyebabkan kerumunan mengharuskan agar pelaksanaan ditunda sampai kondisi memungkinkan. "Info dari pihak perbankan yang berkewenangan mengeluarkan kartu, rencana penyaluran kartu tani akan dilakukan pekan depan. Sebanyak 40.000 keping akan dibagikan di seluruh Kecamatan yang terdata," ujar Arif saat ditemui Senin (1/3).

Arif melanjutkan, potensi penyebaran virus masih mengancam. Sebab itulah penyaluran kartu tani ini akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Total kartu tani yang akan dibagikan sebenarnya merupakan kartu yang sudah siap sebelumnya. Di antaranya sekitar 30.000 keping kartu tani siap edar tahun ini. Ditambah 10.000 keping lagi sisa tahun lalu yang belum sempat diedarkan.

"Jika rencana berjalan lancar seluruh kartu siap edar, harus tuntas saat pembagian. Nah, ini harus melalu mekanisme penyaluran yang tepat agar tidak terjadi kerumunan," ungkapnya.

Sejatinya tahun sebelumnya DKPP telah mentarget penyaluran kartu tani sebanyak 65.000 keping. Ini diperoleh dari data Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) terdaftar sebanyak 117.027 petani. Namun karena ada kendala teknis dan terbentur kebijakan di tengah pandemi penyaluran tidak tercapai. Sedangkan tahun ini jumlah petani yang telah terdaftar di dalam e-RDKK membengkak menjadi 133.817 petani.

"Kami hanya memfasilitasi dan memberikan data. Tentu harus tetap menjalin komunitas perihal progres kartu tani dengan pihak perbankan yang mengeluarkan kartu," tutup Arif. (ar/fun) Editor : Jawanto Arifin
#kartu tani #petani e-rdkk #pertanian kabupaten probolinggo