“Untuk tanaman padi saat ini produktivitasnya mulai naik. Hal itu disebabkan adanya hujan, di mana para petani sudah mulai beralih tanam kepada padi. Utamanya di wilayah yang sebelumnya sulit air. Untuk produktivitasnya bisa sampai 7 ton per hektare,” ujar Kasubbag Perencanaan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo Murfi Anggoro.
Produktivitas mulai turun terjadi pada varietas tanam cabai kecil dan besar. Saat musim kemarau, produktivitasnya ada pada kisaran 200 ribu kuiintal per hektare untuk cabai kecil. Sedangkan cabai besar ada pada 51 ribu kuintal per hektare.
“Nah, saat musim hujan, untuk cabai akan menurun. Berbeda saat musim kemarau. Di samping itu, pada musim hujan para petani juga banyak yang beralih tanam pada padi. Jadi produksinya juga berkurang,” ujarnya.
Meski cuaca berpengaruh pada produktivitas, kata Murfi, petani lebih pentingnya melakukan kontrol pada lahan. Hal terbut agar para petani dapat memaksimalkan hasil panen nantinya. Kontrol tersebut bisa dilakukan jika petani mengecek lahannya secara langsung.
“Kontrol tiap 4 kali seminggu itu perlu dilakukan. Agar petani bisa mengerti sesuatu apa yang ada di lahannya. Sehingga apabila ada kerusakan, bisa cepat diatasi. Jika tak pernah datang ke lahan, maka saya yakin sulit mendeteksi kemudian mencegah apa yang menjadi gangguan pada tanamannya,” ujarnya. (mu/fun) Editor : Jawanto Arifin