Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kontribusi GOR Sasana Krida Masih Minim, Perusda Perlu Inovasi

Jawanto Arifin • Sabtu, 19 Desember 2020 | 22:30 WIB
POTENSIAL: GOR Sasana Krida di Kraksaan tampak dari depan. Pengelolaan GOR belum maksimal dan kini Perusda berupaya mencari terobosan agar mampu menghasilkan pendapatan sekaligus peningkatan layanan. (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
POTENSIAL: GOR Sasana Krida di Kraksaan tampak dari depan. Pengelolaan GOR belum maksimal dan kini Perusda berupaya mencari terobosan agar mampu menghasilkan pendapatan sekaligus peningkatan layanan. (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
KRAKSAAN, Radar Bromo - Perusahaan Daerah (Perusda) Rengganis terus berupaya meningkatkan pendapatan dan layanan. Setelah melakukan penanaman pohon pisang pada lahan Aset Pemkab Probolinggo di Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Perusda kini mulai mencoba memaksimalkan keberadaan GOR Sasana Krida di Kraksaan.

Direktur Perusda Rengganis, Suhud mengatakan bahwa pengelolaan GOR Sasana Krida saat ini masih belum maksimal. Oleh karenanya perlu ada terobosan baru agar mampu menghasilkan pendapatan sekaligus peningkatan layanan.

“Pemanfaatan GOR Sasana Krida sangat minim. Manajemen mengusulkan kepada Bupati jika tahun depan latihan atau pertandingan cabang olehraga, bisa dilaksanakan disana,” ungkapnya.

Menurut Suhud, keberadaan GOR masih bisa lebih dimaksimalkan. Tidak hanya digunakan untuk menggelar kegiatan saja. Luas dan kondisi GOR dirasa masih memungkinkan untuk dikondisikan menjadi tempat berlatih dan bertanding berbagai cabang olahraga.

“Memang perlu ada sinergi agar dapat direalisasi, namun jika sudah dapat petunjuk dari Bupati tentunya dapat terealisasi,” katanya.

Selain itu beberapa bulan lalu Perusda telah melakukan penanaman pisang pada lahan Aset Pemkab Probolinggo seluas 700 meter persegi.yang berada di Desa Bermi, Kecamatan Krucil. Namun sayangnya belum mendapatkan hasil yang maksimal.

“Untuk penanaman pisang sudah dilakukan meski hasilnya belum sesuai dengan harapan,” ujar Suhud.

Hingga kini upaya mencari cara agar keberadaan Perusda lebih baik terus dilakukan. Utamanya memaksimalkan keberadaan aset yang sudah ada dan dikelola. Di antaranya adalah GOR Sasana Krida Kraksaan, Pesanggrahan di Bremi Krucil, Kolam Pemandian Jabung Paiton dan Lapangan Tenis Kraksaan.

“Dampak dari pandemi aset yang ada sementara ditutup tidak boleh dikunjungi. Kami sudah berupaya, tentunya tahun depan bisa lebih baik,” pungkasnya. (ar/fun) Editor : Jawanto Arifin
#gor sasana krida kraksaan #perusda kabupaten probolinggo #perusda rengganis