Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BLK Kabupaten Probolinggo Ali Imron mengaku, sebelumnya telah merencanakan menggelar pelatihan pekan depan. Namun, karena Kabupaten Probolinggo kembali pada zona merah, pihaknya mengurungkannya.
“Rencananya, memang enam paket pelatihan akan dilakukan pada pekan depan. Namun, melihat Covid-19 ini belum usai, bahkan menyebabkan Kabupaten Probolinggo, kembali pada zona merah, jadi kami tunda,” ujarnya, kemarin.
Ia mengatakan, penundaan pelatihan tidak terlepas dari instruksi Bupati. Pihaknya juga belum bisa memastikan pelatihan ini akan ditunda sampai kapan. Sebab, masih menunggu perkembangan Covid-19. “Ini juga instruksi langsung dari Bupati kepada kepala dinas (Dispersib),” ujarnya.
Sebelumnya, BLK Kabupaten Probolinggo sudah merampungkan 8 paket pelatihan pada April lalu. Sehingga, sisanya berjumlah 23 paket dari total 31 paket. Namun, anggaran 17 paket pelatihan dialihkan untuk penanganan Covid-19. Kini, dari 6 paket yang tersisa sudah ada pesertanya. Namun, sejauh ini belum bisa dilaksanakan karena terdampak pandemi. (mu/rud/fun) Editor : Jawanto Arifin