Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, Taufiq Alami menjelaskan, sebenarnya anggaran rehab pasar tahun ini mencapai total sekitar Rp 4 Miliar. Namun, refocusing anggaran untuk percepatan penanganan covid-19 membuat anggaran rehab pasar sebagian besar terpangkas. Sehingga, hanya tersisa Rp 1,1 Miliar.
”Anggaran rehab pasar tersisa Rp 1,1 Miliar. Kami menggunakannya untuk rehab pasar Patalan Kecamatan Wonomerto,” tuturnya.
Menurutnya, pengerjaan fisik rehab pasar itu dimulai sekitar sepekan lalu dan ditargetkan selesai dalam waktu 100 hari. Rencananya, akan dibangun gedung untuk los pedagang.
”Sudah mulai dikerjakan sekitar semingguan lebih. Sekarang masih tahap pengerjaan awal atau bagian dasarnya,” lanjutnya.
Meski direhab, sekitar 70 pedagang di sana tetap berjualan. Selama rehab dilakukan 100 hari, mereka direlokasi ke bagian lain pasar dengan tetap menerapakan protokoler kesehatan.
”Kalau sesuai kontrak pengerjaan, harus selesai dalam waktu 100 hari. Jadi, harus selesai sebelum akhir tahun ini. Pedagang selama pembangunan belum rampung, direlokasi sementara agar tetap bisa berjualan,” terangnya. (mas/hn/fun) Editor : Fandi Armanto