Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Serempetan saat Nyalip lalu Tabrak Pohon, Warga Maron Tewas

Muhammad Fahmi • Kamis, 23 Juli 2020 | 04:25 WIB
Photo
Photo
MARON, Radar Bromo- Nahas dialami Ilyas Zaeni, 16. Warga Dusun Kolor, Desa Sumber Dawe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo itu tak mampu mengendalikan motornya saat menyalip.

Dia menyerempet motor yang disalip, kemudian menabrak pohon mangga. Ilyas Zaeni pun meninggal di lokasi kejadian. Dia meninggal dengan luka berat di kepala.

Kecelakaan itu terjadi pukul 23.00 di Jalan Raya Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Saat itu korban mengendarai motor bebek kuning kombinasi hitam bernopol N 4001 QM.

Korban melaju sangat kencang dari utara ke selatan. Yaitu dari arah Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, menuju Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron.

Saat itu sebuah motor juga melaju kencang dari arah yang sama. Korban lantas menyalip motor tersebut.  Saat menyalip itulah, terjadi serempetan antara kedua motor. Akibatnya, motor korban oleng ke kiri. Kemudian menabrak pohon mangga di bahu jalan.

“Korban mengendarai motor dengan kecepatan tinggi dan menyalip dari kiri. Saking cepatnya, motor melaju ke kiri dan menabrak pohon mangga yang berada di bahu jalan di sebelah timur,” ujar Kanit Laka Lantas Iptu Nyoman Harayasa.

Akibatnya, korban yang saat itu tidak menggunakan helm mengalami luka berat di kepala. Pendarahan hebat terjadi di kepala dan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Setelah menabrak pohon, sesaat kemudian korban meninggal dunia,” terangnya.

Asyir, warga Dusun Triwungan, Desa Brani Wetan, yang ada di lokasi kejadian mengatakan, korban saat itu mengendarai motor sendirian. Dari arah utara kedua motor yang terlibat kecelakaan melajut sangat kencang.

“Motor dikendarai sangat kencang dan menabrak pohon. Motornya sampai rusak berat. Korban yang saat itu menggunakan sarung terpelanting dan kepalanya banyak mengeluarkan darah,” jelasnya.

Setelah kecelakaan, mayat korban dievakuasi oleh petugas ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati. Jenazahnya lantas dijemput keluarga setelah beberapa waktu kemudian. (sid/hn)

  Editor : Muhammad Fahmi
#kecelakaan di probolinggo #kecelakaan di maron #kecelakaan maut