Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tera Ulang Timbangan Pedagang, Petugas Temukan Timbangan Tak Sesuai di Pasar Kotaanyar

Jawanto Arifin • Kamis, 20 Februari 2020 | 15:15 WIB
Photo
Photo
KOTAANYAR, Radar Bromo - Agar timbangan pedagang dapat terjamin ukurannya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo melakukan tera ulang ke sejumlah pasar. Hasilnya, ditemui masih ada timbangan kurang sesuai saat diukur. Temuan itu salah satunya didapati ketika tera ulang digelar di Pasar Kotaanyar.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Metrologi Legal Disperindag Kabupaten Probolinggo Diyah Setyo Rini mengatakan, tera ulang itu merupakan kegiatan rutin tahunan. “Semua jenis alat ukur kami periksa. Baik yang timbangan meja, duduk, maupun digital di pasar. Hasilnya ada yang kurang sesuai. Tapi, sudah kami perbaiki semuanya. Sekarang alat ukur yang ada di Pasar Kotaanyar sudah sesuai semua,” ujarnya.

Dia menambahkan, tera ulang merupakan salah satu penyumbang PAD. Sebab, alat ukur atau timbangan yang diperiksa, dikenai tarif retribusi. Tarif retribusi pun berbeda antar alat ukur. Mulai dari Rp 5–17 ribu. Tergantung dari alat ukur yang ditera. Sedangkan biaya perbaikan dikenai tarif Rp 30–75 ribu.

“Timbangan meja itu retribusinya Rp 5 ribu. Tapi kalau keseimbangannya jauh, maka ada biaya reparasi sebesar Rp 30 ribu. Kalau yang digital itu retribusinya Rp 5.500 dan yang duduk itu Rp 17.500. Dan kalau butuh reparasi biayanya Rp 75 ribu,” ujarnya.

Diyah -sapaan akrabnya- menjelaskan, semua alat ukur yang telah ditera ulang akan langsung mendapatkan Cap Tanda Tera (CTT) yang juga tertera tahun pengujian dari pihaknya. “Langsung kami beri CTT kalau keseimbangannya sudah sesuai. Saat tera di Pasar Kota Anyar kami mendapatkan Rp 700 ribu yang nantinya akan masuk pada PAD (Pendapatan Asli Daerah, Red),” ujarnya. (mg1/fun) Editor : Jawanto Arifin
#disperindag kabupaten probolinggo #upt metrologi