Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, saat itu, truk yang dikemudiakn Suliadi, 50, warga Desa/Kecamatan Sumber, melintas di jalan tanjakan Dusun Curah Kendil desa Sumber Anom. Karena bermasalah pada mesin, mesin truk mati secara tiba-tiba.
”Lokasi kejadian, jalannya memang tanjakan dan banyak tikungannya. Jadi kendaraan yang melintas, mesinnya harus kondisi baik, jika tidak bahaya,” kata Kades Sumber Anom, Prayitno pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.
Kades menjelaskan, kejadian truk terguling itu sekitar pukul 13.00. Saat itu mesin truk mati secara tiba-tiba, sopir truk langsung sigap turun dan memberi kayu pengganjal atau kek di ban truk supaya truk tidak terjun mundur.
”Entah mengapa mesinnya mati. Jadi, sopir berhenti untuk pompa solar pada mesinnya,” kaatanya.
Namun nahas, selesai memompa solar di mesin dan sopir saat menutup body kepala truk, terjadi getaran pada truk. Sisi lain, dugaan pengganjal (kek) di ban truk kurang besar. Sehingga, tanpa pengemudi truk itu meluncur ke belakang dan terguling.
”Untungnya, truk itu tidak sampai terjun ke jurang. Karena kedalam jurang itu sekitar 500 meter,” ujarnya.
Kemarin truk itu sudah berhasil dievakuasi. Membutuhkan waktu sekitar satu jam, mereka evakuasi truk dengan Derek manual. ”Tadi sudah dievakuasi mas. Sekarang jam 11 an sudah selesai dievakuasi menggunakan Derek manual,” tuturnya. (mas/fun) Editor : Fandi Armanto