Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Siapkan Jalur lewat Condong saat Jembatan Pajarakan Dibongkar

Jawanto Arifin • Selasa, 20 Agustus 2019 | 17:15 WIB
Photo
Photo
PAJARAKAN, Radar Bromo - Jembatan Pajarakan, di Jalan Nasional Probolinggo-Situbondo, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, akan dibongkar pada Kamis (22/8). Agar tidak terjadi kemacetan saat pembongkaran, Satlantas Polres Probolinggo menyiapkan jalur alternatif.

Jembatan ini akan dibongkar karena lantainya rusak. Sehingga, ketika aspalnya bolak-balik ditambal, tidak lama kembali rusak. Karenanya, lantai jembatan ini akan diperbaiki.

KBO Satlantas Polres Probolinggo Iptu Agus mengatakan, ketika dilakukan pembongkaran jembatan, arus lalu lintas akan berjalan satu jalur. Sehingga, diyakini akan terjadi kemacetan. “Ketika nanti dibongkar atau dimulai pengerjaannya akan ditutup satu jalur. Jadi, yang berfungsi hanya satu jalur. Bergantian antara kendaraan dari barat dan dari timur,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mengantisipasi kemacetan, pihaknya menyiapkan jalur alternatif. Jalur yang dipilih dimulai dari Pertigaan Semampir, Kecamatan Kraksaan. Para pengendara yang datang dari timur akan diarahkan ke selatan menuju Desa Wangkal, Kecamatan Gading.

Sesampai di Desa Wangkal mereka akan ke barat menuju Desa Condong, Kecamatan Gading. Sesampai di pertigaan Pasar Condong, pengendara bisa ke utara di Jalan Condong menuju Pertigaan Pajarakan, Kecamatan Pajarakan.

Sedangkan, yang dari barat akan diarahkan ke selatan di Pos Lantas Klaseman atau di Pos Lantas Gending. Mereka bisa ke selatan menuju Kecamatan Maron dan kemudian tembus di Kecamatan Gading. Selanjutnya, bisa ke utara di Desa Wangkal, tembus Pertigaan Semampir. “Tapi, masih kami kaji lagi jalur yang pas seperti apa nanti,” ujarnya.

Agus mengatakan, yang boleh melewati jalur alternatif ini hanyalah kendaraan pribadi. Sedangkan, kendaraan besar dilarang dan harus tetap melintas di Jembatan Pajarakan. “Kalau yang besar tetap lewat di jalur semestinya. Kalau yang alternatif hanya kendaraan pribadi,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Perbaikan Jembatan Pajarakan M. Rudi mengatakan, pihaknya akan membongkar secara bergantian. Ada beberapa titik yang akan dibongkar. “Ini bukan perbaikan atau pembongkaran secara keseluruhan. Hanya beberapa titik yang akan kami bongkar,” ujarnya.

Menurutnya, proyek ini akan digarap selama sepekan mulai Kamis-Kamis (22-29/8). Selama itu, jalur di Jembatan Pajakaran akan diberlakukan satu arah atau bergantian. “Ketika kami memperbaiki sisi selatan, itu yang ditutup. Jika sisi utara, maka itu (sisi utara) yang akan ditutup,” jelasnya. (sid/fun) Editor : Jawanto Arifin
#jembatan kabupaten probolinggo #jembatan pajarakan #jembatan rusak