Direktur PT KCS Saifudin mengatakan, dengan adanya program sejuta rumah oleh pemerintah, pihaknya benar-benar memberikan kemudahan bagi karyawan, wirausaha, hingga PNS untuk memiliki rumah. “Kami dari PT KCS hanya bisa membantu memberikan kemudahan untuk memiliki rumah yang berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, rumah subsidi yang dikembangkan benar-benar memiliki kualitas. Salah satu buktinya, pada tahap pengurukan tanah, dump truck pengangkut tanah langsung naik ke atas fondasi. “Ini merupakan salah satu bukti bangunan ini kokoh. Jadi, beli rumah di PT KCS seperti membangun rumah sendiri. Apalagi yang platinum, pasirnya menggunakan pasir Lumajang,” ujarnya.
Selain kualitas, pihaknya juga menyiapkan beberapa pilihan desain. Termasuk bagi rumah subsidi. Termasuk menyiapkan pilihan warna cat. Ada empat warna yang bisa dipilih, selain putih.
“Bila user salah dalam memilih rumah, seperti lokasi maupun kualitasnya. Maka, pilihannya ada dua. Mau ngangsur atau renovasi rumah, itu bisa lebih boros. Di PT KCS kami bangun rumah berkualitas. Jadi, tidak perlu renovasi atau perbaikan lagi,” ujarnya.
Saifudin mengatakan, saat ini atau hingga akhir Juli 2019, rumah subsidi tipe 36/70 dijual seharga Rp 130 juta. Untuk pembelian secara kredit, user hanya membayar down payment atau uang muka Rp 7 juta. “Masa angsurannya mulai 5 tahun hingga 20 tahun. Saat ini harga rumah subsidi masih Rp 130 juta. Namun, pada awal Agustus, sudah naik menjadi Rp 140 juta. Harganya sama dengan perumahan yang lain, namun kualitasnya beda,” ujarnya.
Menurutnya, PT KCS bekerja sama dengan dua bank pendukung. Yakni, BNI dan BTN Syariah. Dalam kerja samanya, dua bank ini menerapkan angsuran dengan sistem flat rate.
“Di sini kami jual flat. Artinya, selama masa kredit, angsuran yang dibayar setiap bulan sama hingga selesai atau lunas,” ujar Saifuddin. (uno/*/rud) Editor : Jawanto Arifin