Badrus Sholeh, salah satu keluarga jamaah umrah asal Ambulu mengatakan, dirinya tidak dapat memastikan jumlah rombongan yang belum pulang. Mereka satu rombongan dengan kedua orang tuanya, masuk kloter dua. Kabar terakhir, mereka masih ada di tanah suci Makkah.
”Saya tidak tahu pasti jumlah jamaah umrah yang belum pulang. Cuma saya tahu, mereka rombongan kloter dua. Karena kalau kloter pertama, adik saya sudah pulang dan sampai rumah,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, kemarin.
Badrus juga mengaku tidak tahu pasti jadwal rencana pemulangan kloter ke dua ini. Saat ini dirinya dapat kabar dari orang tuanya di Makkah, bahwa mereka belum mendapatkan tiket pesawat untuk pulang. Namun, pihak travel menjanjikan akan dipulangkan.
”Saya tidak tahu pasti, rombongan jamaah umrah orang tua saya ini apakah ikut PT Shabilla atau Arrahmah. Kalau di koper yang dibawa orang tua, itu travel Shabila Rabat Tour,” terangnya.
Badrus dan keluarga jamaah umrah pun mendesak pada pihak PT travel untuk bertanggung jawab. Yaitu, dengan memberikan kepastian pemulangan rombongan kloter dua.
Kepastian yang dimaksud yaitu, memberikan tiket pesawat untuk pulang. Selama tiket belum dipegang jamaah umrah, belum ada kepastian pemulangan.
”Saya berencana dengan keluarga jamaah lain akan mendatangi kantor travel itu di Sidoarjo. Saya akan minta tanggung jawab dan desak untuk segera memulangkan rombongan jamaah umrah yang masih tertahan,” terangnya.
Sementara itu, Sholehah Madjid selaku agen marketing PT Arrahmah di Sidoarjo belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi via telepon, tak kunjung diangkat. Pesan singkat via WhatsApp pun hanya dibaca, tak dibalas. (mas/fun) Editor : Fandi Armanto