Kebutuhan lahannya sekitar 294 hektare dan 1.800 bidang. Dengan estimasi dana sekitar Rp 800 miliar. “Untuk Probowangi saat ini masih tahap pengukuran,” ujar Agus Minarno, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Probowangi.
Disebutkan, jalan tol Probowangi untuk tahap pertama Maron-Paiton akan melintasi 7 kecamatan, 38 desa. Selain lahan warga, proyek tersebut juga akan memakai lahan milik Perhutani sepanjang 6 sampai 7 km.
Untuk komposisi penggunaan lahan, permukiman 10 persen, lahan sawah dan ladang 70 persen, dan sisanya 20 persen lahan milik pemerintah, termasuk milik Perhutani.
Untuk lahan Perhutani, pihak PPK tidak diwajibkan mengganti. Hanya reboisasi di lahan Perhutani lokasi lain. “Untuk lahan Perhutani, kami bebas memakainya. Kami hanya diwajibkan penghijauan,” imbuhnya. (rpd/hn) Editor : Jawanto Arifin