Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Lapak Pedagang Pasar Semampir Makan Jalan, Dikeluhkan Warga-Pengunjung

Jawanto Arifin • Rabu, 16 Januari 2019 | 20:45 WIB
Photo
Photo
KRAKSAAN - Warga Kelurahan/Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo mengeluhkan keberadaan pedagang yang berjualan di pinggir jalan Pasar Semampir sebelah timur. Pasalnya, lapak para pedagang yang berjualan di daerah itu memakan bahu jalan. Sehingga, membuat jalan menjadi sempit dan kendaraan yang lewat harus bergantian.

Salah satunya yakni Mursid. Warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi pasar itu mengatakan, sudah setahun ini kondisi jalan menjadi sempit karena lapak pedagang. Hal itu membuat kendaraan yang melintasi daerah itu harus antre bergantian jika ingin lewat. Karenanya, tidak jarang terjadi macet karena antrean kendaraan itu.

"Sudah setahun kondisinya demikian itu. Saya padahal sudah bilang kepada petugas kecamatan untuk melakukan penertiban. Tapi hasilnya ya tetap saja, tidak ada yang melakukan penertiban. Padahal sudah banyak warga yang mengeluh atas kondisi itu,” tuturnya Selasa (15/1).

Lebih lanjut, dulu sebelum adanya para pedagang itu, kendaraan yang melewati jalan dengan lebar tiga meter itu bisa berpapasan. Tetapi, sekarang ini hal itu tidak mungkin lagi terjadi. Karenanya, pihaknya berharap ada petugas yang mendengar keluh kesahnya ini. Pihaknya menyampaikan hal ini juga bukan karena pribadi. Tetapi menyampaikan aspirasi masyarakat yang lain.

"Kalau mobilnya kecil enak. Tetapi kalau mobilnya agak besar itu yang tidak nyaman. Soalnya itu kan bisa menyenggol lapak atau barang para pedagang. Itu membuat mobil menjadi beret," katanya.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, di lokasi keadaan tersebut memang benar adanya. Pasalnya, jalan tersebut memang sedikit terkikis oleh lapak pedagangan. Bukan hanya lapak, bahkan jualan pedagang juga ada yang ditaruh di bahu jalan.

Media ini mencopba menghubungi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat Mahbub Junaedi. Dia menjelaskan, kondisi itu memang sudah lama menjadi atensinya. Pihaknya, beberapa hari lalu telah memanggil para pedagang dan juga kepala pasar. Tujuannya yaitu agar para pedagang itu segera pindah untuk menempati lapak baru yang telah dibangun oleh dinasnya.

"Sudah kami panggil. Mereka kami suruh untuk segera mengisi lapak yang ada di dalam. Karena lapak didalam masih banyak yang kosong,” terangnya.

Pria yang akrab disala Mahbub itu mengatakan, pihaknya akan bertindak tegas jika para pedagang itu tidak bisa berkompromi. Pihaknya tidak segan untuk menertibkan mereka dengan bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Kalo tidak bisa ditertibkan kami akan bekerjasana dengan satpol pp. Soalnya kami sudah bangunkan lapak yang baru. Kami harap para pedagang bisa bekerjasama dengan baik,” tuturnya. (sid/fun) Editor : Jawanto Arifin
#pasar daerah #pedagang pasar semampir #lapak pedagang #pasar tradisional #pasar semampir