Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Revitalisasi Pasar yang Sempat Gagal Lelang Diajukan Lagi Tahun Ini

Jawanto Arifin • Jumat, 4 Januari 2019 | 16:30 WIB
Photo
Photo
KRAKSAAN - Rencana revitalisasi pasar daerah di Kabupaten Probolinggo, bakal dilanjut tahun ini. Sedikitnya ada empat pasar daerah yang akan direvitalisasi. Dari empat pasar tersebut, salah satunya adalah pasar Lumbang di Kecamatan Lumbang.

Di tahun 2018 lalu, Pasar Lumbang sempat diajukan untuk direhab. Anggarannya cukup besar yakni mencapai Rp 2,3 miliar. Namun karena menemui kendala, proyek ini menemui gagal lelang.

Meski begitu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kabupaten Probolinggo, kembali mengajukan rehab untuk pasar ini. Disperindag optimistis, rehab tahun ini tak akan menemui kendala.

Mahbub Zunaidi, Kepala Disperindag setempat mengatakan, selain pasar Lumbang, tiga pasar yang akan dilakukan revitalisasi itu antara lain Pasar Kraksaan Wetan, Pasar Bucor di Kecamatan Pakuniran dan Pasar Besuk di Kecamatan Besuk.

“Dari empat pasar itu salah satunya yang tidak jadi dibangun pada tahun lalu. Itu karena gagal lelang. Sehingga, kami lakukan lelang lagi pada tahun ini,” jelas pria yang akrab disapa Mahbub itu.

Empat pasar itu akan diperbaiki dengan total aggaran sekitar Rp 5,9 miliar. Alokasi dana ini telah dianggarkan dalam APBD 2019. ”Semoga saja tahun ini tidak ada kendala lagi. Jadi semuanya bisa rampung untuk dibangunnya,” katanya.

Untuk dananya sendiri ada dua sumber. Yaitu dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan juga Dana Alokasi Khusus (DAK). Pelaksanaan lelang rencananya akan dibuka tahun ini. Tetapi, waktu pastinya masih belum diketahui. “Masih belum. Nanti jika sudah waktunya ketemu, akan kami beritahu,” tandasnya.

Setiap pasar yang akan direhab, tidak semuanya mendapatkan dana yang sama (selengkapnya lihat tabel). Hal itu karena pihak dinas melihat kondisi lokasi. “Kami melihat lokasi dan kesulitannya. Karena pasar Lumbang yang menurut kami sulit dan lokasinya di pegunungan, maka cukup besar anggarannya,” terangnya.

Pembangunan pasar itu tidak jauh berbeda dengan pasar pasar yang telah dibangun pada 2018 lalu. Yaitu dibuat sedikit elegan. Sehingga, nantinya setelah dilakukan pembangunan, pasar tersebut akan banyak menarik warga untuk berbelanja.

"Setelah nanti selesai diperbaiki kami harpkan para pedagang menempati lapak tersbut dengan menjaganya serta selalu menjaga kebersihan," jelasnya. (sid/fun) Editor : Jawanto Arifin
#disperindag kabupaten probolinggo #revitalisasi pasar #rehab pasar #pasar tradisional