Seorang tewas dan satu lainnya alami luka-luka dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 11,30 itu. Korban tewas adalah Mulyadi, 43, warga Desa Ganting Wetan, Kecamatan Maron.
Informasi yang dihimpun, siang itu Mulyadi dibonceng Sucipto, 64, warga Desa Selogudik, Kecamatan Pajarakan. Mereka mengendarai motor Honda Supra Nopol W 3362 FT.
Keduanya merupakan pekerja bangunan di pabrik Djarum Kraksaan. Saat itu, mereka tengah istirahat dan hendak ke masjid boncengan. "Iya saya mau ke masjid. Terus saya ini kenapa?," kata Sucipto, korban selamat saat ditanya di ruang IGD, dengan kondisi setengah sadar.
Salah satu saksi mata, Andika, 32, teman kerja korban mengatakan, kecelakaan nahas itu terjadi saat menyeberang di jalan raya Kraksaan hendak ke arah timur. Namun nahas, ada truk muatan tebu yang dikemudikan Khaerul Anam, 25, Warga Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron dari arah timur ke barat menabraknya.
Akibatnya, korban Mulyadi terjatuh dan sempat terseret sejauh sekitar 10 meter. Korban Mulyadi tewas di lokasi kejadian. Sedangkan, korban Sucipto tampak luka serius dengan kondisi kaki kiri patah. Korban pun langsung dilarikan ke kamar mayat dan IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan. "Korban sempat terseret truk mas. Saat truk berhenti, korban sudah tidak bernyawa," terang Andika.
Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda I Nyoman Harayasa saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian untuk olah TKP. Lebih awal, petugas membawa korban ke IGD untuk mendapatkan pertolongan medis. Sedangkan korban yang tewas langsung ke kamar mayat. "Sepeda motor korban, truk dan sopirnya sudah kami amankan ke Pos Sumberlele Kraksaan," ujarnya.
Kanit Laka menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut. Untuk menyelidiki penyebab kecelakaan yang mengakibatkan korban tewas tersebut. (mas/mie) Editor : Jawanto Arifin