Ivonne Hioe, 41, menantu Mieke Wijaya mengatakan, kebakaran itu terjadi pukul 17.00. Saat itu, kondisi di tempat penggergajian kayu itu sudah sepi. Para pekerja sudah pulang sekitar pukul 16.00.
Lantaran di lokasi terdapat banyak barang mudah terbakar, ditambah angin berembus kencang, api pun cepat membesar.
"Saya itu habis mandi, kok melihat bagian belakang gudang ada kepulan asap pekat. Saya langsung cek, ternyata sudah besar apinya. Saya pun langsung teriak minta tolong," kata Ivonne pada Jawa Pos Radar Bromo.
Ivonne mengungkapkan, kerugian diperkirakan lebih dari Rp 100 juta. Sebab, satu mesin gergaji dan seluruh kayu terbakar habis. "Mesin gergaji saja harganya Rp 50 juta. Sementara kayu kayu yang terbakar banyak. Kemungkinan 100 juta lebih, " katanya.
Kapolsek Kraksaan Kompol Joko mengatakan, api membakar kayu gelondongan dan kayu sudah dipotong. Mobil pemadam kebakaran sudah didatangkan dan Berusah memadamkan api yang terus membesar.
"Kami masih akan selidiki penyebab kebakaran ini. Dugaan sementara, belum bisa pastikan, " terangnya. (mas/mie) Editor : Muhammad Fahmi