KRAKSAAN, Radar Bromo - Menjelang Idul Fitri, pengawasan terhadap keamanan pangan di pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo semakin diperketat.
Seperti belum lama ini, Dinas Pertanian (Diperta) melakukan pengawasan higiene dan sanitasi produk pangan asal hewan di Pasar Dringu, Kecamatan Dringu, Rabu (11/3).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan produk pangan asal hewan yang beredar di pasar tetap aman, sehat, utuh dan halal (ASUH) serta layak dikonsumsi masyarakat.
Pengawasan melibatkan tim dari Diperta bersama Koordinator Pasar Dringu Abdul Muhid. Kegiatan ini juga didukung Medik Veteriner Muda Diperta dan petugas teknis di lapangan. Petugas memeriksa sejumlah komoditas pangan asal hewan yang dijual pedagang.
Pemeriksaan dilakukan terhadap tiga pedagang daging sapi, satu pedagang daging kambing, serta pedagang telur dan produk olahan seperti sosis.
Tidak hanya melakukan pemeriksaan, tim juga memberikan edukasi kepada para pedagang.
Edukasi tersebut dilakukan melalui pembagian leaflet yang berisi informasi mengenai persyaratan higiene dan sanitasi produk pangan asal hewan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Nikolas Nuryulianto menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran para pelaku usaha terkait pentingnya menjaga kebersihan produk selama proses penjualan.
“Harapannya para pedagang benar-benar menjaga kebersihan produk yang dijual seperti daging sapi, daging kambing, daging ayam maupun berbagai jenis telur,” ujarnya.
Selain itu, para pedagang juga diingatkan untuk tidak memperdagangkan produk yang kualitasnya diragukan ataupun sudah tidak layak dikonsumsi.
“Termasuk daging yang tidak diketahui dipotong di mana atau produk yang sudah lama tidak terjual tetapi tetap dipasarkan karena khawatir rugi. Hal seperti itu tidak diperbolehkan karena bisa membahayakan konsumen,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan tim di lapangan, ketersediaan produk pangan asal hewan di Pasar Dringu masih tergolong aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.
“Berdasarkan hasil pemantauan hari ini, ketersediaan produk pangan asal hewan di Pasar Dringu masih mencukupi dan tidak mengalami kekurangan sehingga masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid