GENDING, Radar Bromo - Jajaran kepolisian masih memburu pelaku begal di Jalan Raya Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. Polres Probolinggo mem-backup Polsek Gending untuk mengungkap dan menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut.
Kasus begal menjadi atensi serius pihak kepolisian. Pasalnya tindakan tersebut membuat masyarakat menjadi khawatir. Khususnya saat melintasi ruas jalan raya Pantura di Gending pada malam hari. Dengan alasan keamanan warga bahkan lebih memilih tidak melintas jalan tersebut saat malam.
Kapolsek Gending Iptu Ludi Triono mengatakan jika saat ini personel Polsek Gending sedang mendalami dan semaksimal mungkin memburu para pelaku. Polres Probolinggo juga telah menerjunkan personelnya untuk turut mengungkap dan memburu terduga pelaku.
"Kami di-backup Polres Probolinggo untuk mengungkap kasus ini. Dari informasi yang sebelumnya sudah diperoleh pelaku diduga 3 orang. Nah, ini masih kami dalami," katanya.
Personel gabungan tersebut akan mengembangkan sekecil apapun informasi atau petunjuk terkait aksi begal. Dengan demikian diharapkan nanti dapat memperoleh informasi tambahan siapa pelaku aksi keji tersebut.
Informasi yang diperoleh tersebut juga diharapkan menjadi titik terang. Sehingga saat petunjuk sudah lengkap penangkapan dapat segera dilakukan.
Ludi mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara malam hari. Usahakan tidak melintasi jalan yang sepi, serta tidak melintas sendirian. Jika ada sesuatu yang mencurigakan atau membahayakan segera menelpon polisi terdekat.
"Belum ada penambahan saksi, informasi yang saat ini diperoleh telah kami dalami. Mudah-mudahan segera bisa menangkap para pelaku," tandasnya.
Sebelumnya, Samito, 53, warga Jalan Sunan Ampel, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, dibegal 3 pelaku tidak dikenal di Jalan Raya Desa Pajurangan, Kecamatan Gending Selasa (22/8) malam. Pelaku bahkan dengan keji membacok korban. (ar/fun)
Editor : Jawanto Arifin