Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Saat Traveling, Abadikan Momen dengan Foto

Jawanto Arifin • Sabtu, 12 Maret 2022 | 20:13 WIB
Photo
Photo
Oleh: Mokhamad Zubaidillah, Fotografer Jawa Pos Radar Bromo




PELONGGARAN aturan perjalanan dengan transportasi darat, udara, dan laut menjadi kabar gembira bagi masyarakat. Khususnya, Anda yang ingin melakukan perjalanan wisata atau traveling. Refreshing bukanlah satu-satunya tujuan. Satu hal yang tidak bisa ditinggalkan dalam perjalanan wisata adalah mengabadikannya dalam foto.

Fotografi dan traveling memang sulit dipisahkan. Ke mana pun Anda bepergian atau jalan-jalan wisata, tentu tak lupa berfoto-foto kan? Apalagi jika Anda juga penghobi fotografi, pasti foto yang diciptakan bakal menguras memori kamera. Iya kan?

Photo
Photo


Nah, pada kesempatan ini, saya akan berbagi kepada Anda tentang bagaimana menciptakan foto yang bagus saat traveling. Apa sajakah itu? Beberapa di antaranya sebagai berikut:

1. Kenali Kamera yang Anda Gunakan

Dalam fotografi traveling, Anda dapat menggunakan jenis kamera apa pun. Mulai smartphone, action cam, mirrorless, atau DSLR. Namun, disarankan, Anda kenal baik dengan kamera yang Anda gunakan. Kenal dalam arti mengetahui fungsi dan karakter kemera tersebut. Fungsi tentu berhubungan dengan kemampuan teknis (setting) dalam berfotografi. Sedangkan karakter bisa mencakup kekuatan baterai atau juga ketahanan kamera terhadap air. Dengan begitu, Anda akan bisa mengeksplore foto-foto secara maksimal dan sesuai perhitungan.

2. Persiapkan dengan Matang

Berkegiatan fotografi ke mana pun tentu butuh persiapan. Apalagi ketika hendak traveling wisata yang berjarak tempuh jauh. Siapkan segala kebutuhan yang menyangkut kegiatan dokumentasi. Mulai kamera, lensa, memori kamera, baterai, charger, juga properti tambahan lain yang memang benar-benar diperlukan.



Selain kesiapan peralatan, sebelum berangkat, Anda juga bisa melakukan riset ke tempat-tempat yang akan dikunjungi lebih dulu. Riset bisa dalam bentuk menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang lokasi tujuan. Misalnya, kondisi jalur medan yang akan dilewati, cuaca, sosial-budaya masyarakat sekitar, dan informasi penting lain yang mungkin berguna untuk kesiapan diri Anda.

3. Bawalah Peralatan yang Praktis dan Ringkas

Namanya juga fotografi perjalanan. Tentu akan lebih mudah jika Anda tidak membawa peralatan fotografi yang terlalu banyak, ribet, apalagi sampai membebani. Kamera smartphone dengan spek yang bagus sudah cukup. Selain itu, kamera jenis mirrorles dengan lensa standar sangat recomanded untuk traveling. Bobotnya ringan. Ukurannya pun tidak terlalu besar.

Namun, jika Anda lebih suka menggunakan kamera DSLR, saya sarankan menggunakan lensa yang memiliki rasio jarak menengah saja. Semisal lensa berukuran 24-70 mm atau lensa sapu jagad berukuran 18-137 mm. Dengan begitu, bawaan akan lebih praktis. Anda juga bisa dengan mudah mengeksplorasi momen liburan.

4. Perhatikan Timing

Memperhatikan waktu pemotretan (timing) dalam traveling photography sangatlah penting. Jika menginginkan foto dalam panorama sunrise-sunset, siapkan diri Anda untuk sudah berada di lokasi sebelum momen itu. Timing bagus dalam berfotografi adalah saat peralihan musim. Tepatnya, awal-awal menginjak musim panas. Umumnya terjadi saat menuju bulan-bulan pertengahan tahun. Biasanya di bulan-bulan tersebut, cuaca lebih berpotensi cerah dengan langit membiru dan alam lebih menampakkan keindahannya.

5. Perhatikan Acuan Dasar Teknik Traveling Photography

Dasar traveling photography tak jauh beda dengan dasar fotografi secara umum. Yakni, menyangkut kepahaman akan pengaturan/setting. Seperti shutter speed, ISO, diafragma/aperture, fokus, dan lain-lain. Termasuk, teknik kreatif foto yang sudah beberapa kali saya ulas di rubrik Klinik Fotografi sebelum-sebelumnya. Namun, dalam traveling photography, ada beberapa acuan dasar yang mungkin sebaiknya lebih Anda perhatikan.

Di antaranya sebagaimana berikut:

a. Point of Interest

Untuk menciptakan foto traveling yang bagus, sebaiknya carilah titik fokus yang tepat. Titik fokus yang bagus dalam sebuah foto tentu memiliki point of interest (POI). POI bisa dalam bentuk manusia atau bisa juga objek benda lainnya. Dengan adanya POI tersebut, foto Anda akan lebih terlihat bagus dan menarik.



b. Perhatikan Foreground dan Background

Foreground biasa disebut latar depan (objek utama). Sedangkan background adalah latar belakang. Anda sebaiknya lebih memperhitungkan keduanya ketika sedang mengambil foto. Dengan teknik foreground, foto akan tampak lebih berdimensi. Sementara dengan pemilihan latar belakang yang tepat, kesan dalam foto Anda akan mencapai goal. Sehingga akan memengaruhi fantasi dan menarik orang yang melihatnya.

c. Perhatikan Komposisi

Untuk memperoleh foto traveling yang cantik, sebaiknya perhatikan komposisi fotografi. Mulai aturan sepertiga (rule of thirds), penentuan garis alami foto, yaitu horizontal, vertilkal, atau diagonal. Dengan memperhatikan komposisi yang baik, hasil foto Anda tentu akan lebih bagus, cantik, dan menarik.

d. Gunakan Tripod untuk Shutter Speed Rendah

Salah satu yang membuat orang kagum kepada keindahan alam adalah tangkapan kamera dengan menggunakan teknik slow speed. Misalnya, foto air mengalir seperti kapas atau panorama malam. Nah, untuk menciptakan foto tersebut, pasti posisi kamera harus tenang dan tidak goyang. Salah satu caranya ya memanfaatkan tripod. Tetapi, banyak penghobi foto traveling yang enggan membawa tripod. Karena memang dirasa ribet dan bebannya berat. Tapi, tak sedikit pula yang menyesal karena tidak membawa tripod ketika menemui momen indah dalam traveling.

 

6. Hindari Editing Berlebihan

Tak ada larangan jika Anda ingin mengedit foto sesuai selera. Namun, saya lebih menyarankan untuk tidak mengeditnya secara berlebihan. Pastikan foto traveling tidak mengubah drastis kondisi aslinya. Sebab, itu akan berdampak pada orang lain yang melihatnya. Jangan sampai orang lain tertarik mendatangi lokasi tersebut. Namun, ketika didatangi, ternyata kondisinya tidak sesuai dengan realita seperti yang ada dalam foto. Kasihan kan.

Demikian beberapa hal yang sebaiknya perlu Anda ketahui soal traveling photography. Bagaimana? Sudah siapkah mengabadikan perjalanan liburan Anda? Tunggu kapan lagi. Yuk traveling yuk! Jangan lupa fotografi. (*) Editor : Jawanto Arifin
#klinik fotografi #traveling #tips memotret