Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kiat Berfoto di Pameran Foto

Jawanto Arifin • Sabtu, 26 Februari 2022 | 23:16 WIB
Photo
Photo
Oleh: Mokhamad Zubaidillah, Fotografer Jawa Pos Radar Bromo




MENCIPTAKAN karya seni saat menikmati pameran karya seni. Dalam hal ini, tentu seni fotografi dong. Berfoto di acara pameran seni mungkin menjadi kebiasaan pengunjung pameran. Kunjungan rasanya tak lengkap bila tanpa foto. Mulai berswafoto atau selfie, memotret untuk kebutuhan dokumentasi foto, hingga memotret masing-masing karya foto yang dipamerkan.

Mengabadikan gambar foto-foto dalam pameran foto ternyata tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan. Baik cara maupun etika berfoto dalam sebuah pameran seni, terutama pameran fotografi. Tema ini muncul setelah saya mengikuti kegiatan pameran fotografi jurnalistik bersama teman-teman Pewarta Foto Indonesia (PFI) di Surabaya. Kebetulan kegiatan pameran bertajuk ”Mahameru” itu bertujuan menggalang donasi untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru beberapa waktu lalu.

Nah, secara tak langsung, saya juga mengamati beberapa perilaku pengunjung di lokasi pameran. Selain menikmati karya foto pameran, mereka juga banyak berswafoto lho. Oleh karenanya, dalam rubrik Klinik Fotografi kali ini, saya sedikit sharing tentang bagaimana baiknya memotret atau berfoto di sebuah pameran fotografi. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

Photo
Photo


  1. Jangan Sentuh Karya Foto


Ketika berfoto ria sebaiknya tidak perlu sampai berpose dengan menyentuh atau memegang karya pameran tersebut. Perlu digarisbawahi, karya foto yang dipamerkan itu bukan mainan yang bisa bebas dipegang-pegang, apalagi sampai digeser-geser atau dipindahkan. Berfotolah semenarik mungkin tanpa harus memegangnya.

  1. Pose Candid dan Natural


Pose menarik umumnya adalah pose ala candid tampak belakang. Gaya natural atau tidak berlebihan juga bisa menambah foto tersebut tampak lebih mudah dan elegan.



  1. Jangan Menggunakan Tas Ransel Ukuran Besar


Suatu pameran biasanya ramai oleh pengunjung. Ditambah lagi jika ruang pameran tidak luas. Nah, supaya lebih aman dan nyaman, sebaiknya jangan memakai tas ransel besar di punggung. Khawatir nantinya dapat menyenggol karya seni foto yang dipajang.

  1. Hindari Pemakaian Aksesori Berlebihan


Mengenakan aksesori berlebihan tentu akan mengganggu keindahan karya foto itu sendiri.

  1. Pilih Karya Seni yang Cocok dan Menonjol


Masing-masing orang memiliki selera berbeda. Pilihlah background foto yang pas dengan pakaian yang Anda kenakan. Bisa warna selaras atau bisa kontras. Baju berwarna gelap atau sekalian terang mungkin bisa jadi altenatif pilihan. Karena dengan warna ,itu Anda akan terlihat lebih menonjol di antara karya-karya yang penuh ragam warna.

  1. Perhatikan Sekitar


Ketika sebelum atau sedang melakukan swafoto, sebaiknya memperhatikan sekitar. Jangan sampai aksi memotret atau berfoto Anda mengganggu pengunjung lainnya.

  1. Berikan Apresiasi


Dalam setiap pameran karya foto biasanya diselipkan catatan semacam keterangan. Di dalamnya tercantum caption judul, keterangan, dan nama fotografernya. Nah, sebagai penikmat karya fotografi yang baik, alangkah baiknya memberikan apresiasi kecil kepada fotografer dengan mencantumkan hastag atau tag ke akun media sosial mereka ketika Anda upload ke media sosial.

 

Demikian beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan ketika sedang memotret maupun berswafoto dalam sebuah pameran karya seni. Khususnya pameran fotografi. Inti tulisan ini adalah fokus tidak hanya kepada diri Anda, tapi pada karya seni yang dipamerkan. Jangan terlalu berlebihan untuk terlihat luar biasa dan tetap ingat jika Anda adalah tamu. Semoga bermanfaat. Salam fotografi… Editor : Jawanto Arifin
#pameran foto #tips memotret